KPU Kabupaten Tegal Siap Sosialisasikan Putusan MK Soal Persyaratan Coblos Pakait Suket E-KTP

putusan yang membolehkan pemilih bisa menggunakan surat keterangan (suket) pengganti e-KTP untuk mencoblos pada Pemilu 2019 nanti.

KPU Kabupaten Tegal Siap Sosialisasikan Putusan MK Soal Persyaratan Coblos Pakait Suket E-KTP
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Sejumlah PPK dan PPS sedang melakukan pengepakan surat suara di halaman kantor KPU Kabupaten Tegal, Kamis (28/3/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal akan menyesuaikan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait putusan yang membolehkan pemilih bisa menggunakan surat keterangan (suket) pengganti e-KTP untuk mencoblos pada Pemilu 2019 nanti.

‎Komisioner KPU Kabupaten Tegal Divisi Teknis Penyelenggara, Muhammad Fasihin mengatakan, pihaknya kini menunggu surat edaran dari KPU pusat.

Hal itu menyusul adanya putusan judicial review (uji materi) UU Pemilu di MK yang membolehkan suket digunakan untuk mencoblos.

"‎Kami menunggu surat edaran dari KPU pusat terkait hasil judicial review di MK tersebut. Kalau sudah ada, kami akan langsung mensosialisasikannya ke masyarakat," kata Fasihin kepada Tribunjateng.com, Jumat (29/3/2019).

Meski belum menerima surat edaran, Fasihin menyatakan pada intinya pihaknya sudah mengetahui dan memahami amar putusan yang dikelua‎rkan MK, yakni dibolehkannya penggunaan suket untuk memilih.

‎"Putusan MK kan final dan setara dengan undang-undang. Jadi, harus dilaksanakan. Kita tinggal menunggu saja," sambung dia.

Dia menjelaskan, sebelumnya warga yang mempunyai hak pilih namun tidak terdaftar dalam DPT harus menunjukkan e-KTP jika mau menggunakan hak pilihnya.

Menurut Fasihin, selama ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi aturan persyaratan memilih dengan e-KTP

Sosialisasi itu telah dilakukan dalam bimbingan teknis ke penyelenggara pemilu maupun sosialisasi ke masyarakat.

Setelah ada putusan MK, maka pemilih yang tidak terdaftar di DPT kini bisa memilih menggunakan suket yang menjadi bukti sudah melakukan perekaman e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcpil).

"Waktu menggunakan hak pilihnya nanti satu jam terakhir atau mulai pukul 12.00 karena pemungutan suara di TPS ditutup pukul 13.00. Masuknya DPK (Daftar Pemilih Khusus)," jelasnya.

‎Seperti diketahui, dalam putusan uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang dibacakan Kamis (28/3/2019) kemarin, MK mengabulkan sebagian gugatan pemohon yakni, membolehkan pemilih untuk bisa memilih tidak hanya dengan e-KTP, tapi bisa dengan suket pengganti e-KTP yang dikeluarkan Disdukcapil. (TRIBUN JATENG/GUM)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved