OPINI Woro Seto: Feminis Bukan Soal Menikah Atau Tidak Menikah

Akun Instagram @Indonesiafeminis mengunggah sebuah postingan hasil screenshoot dari video Youtube milik media The Guardian

OPINI Woro Seto: Feminis Bukan Soal Menikah Atau Tidak Menikah
tribunjateng
Opini WA Woro Seto 

Oleh Woro Seto, Founder Gerakan Ramah Perempuan

BEBERAPA hari yang lalu, tepatnya Minggu 24 Maret 2019, sebuah akun Instagram @Indonesiafeminis mengunggah sebuah postingan hasil screenshoot dari video Youtube milik media The Guardian. Video tersebut berjudul ‘Women, face it: marriage can never be feminist – Julie Bindel, Comment is Free.’ Sebenarnya video tersebut diunggah pada 25 Mei 2016 lalu, namun video tersebut kembali ramai diperbincangkan.

Tak hanya screenshoot video tersebut yang mendapat beragam komentar, namun keterangan yang ditulis @Indonesiafeminis juga menimbulkan pro dan kontra.

Begini caption yang ditulis @Indonesiafeminis:

“Serius The Guardian bener banget. Menikah berarti mengorbankan banyak hal dalam prinsipmu. Mungkin tiap pernikahan berbeda cerita dan bentuknya. Tapi absolutely akan banyak hal yang membuatmu terluka, terutama komen orang lain. Suamimu bisa saja laki laki baru, tapi masyarakat tetap patriarkis. Mungkin hal terbaik dalam menikah bagi seorang feminis adalah spread love as always hahahaha. Tapi ga menikahpun tetep bisa spread love. Sama aja.”

Lantas postingan tersebut dikomentari netizen. Ada yang sepakat adapula yang kurang sepakat.

“hei min, emang prinsip feminis itu "tidak menikah" atau semacamnya? bukannya feminis itu ada untuk menjunjung hak wanita dan menghilangkan ilmu patriarki dll?? kok seakan akan wanita menikah itu nurut sama patriarki,” tulis akun @michellelaurnz.

 “Liat dulu video nya, ladies. Disini ada kritik tentang institusi pernikahan tradisionl, semisal “bisa menceraikan istri yg taunya ga perawan, karena merasa tertipu” (what? Emang nya pernikahan jual beli). atau “suami berhak perkosa istri karena mereka sudah sah” ... tapi emang si embaknya ngomong nya nge gas kalau aku pribadi sih , its up to women whether she wants to get married or not, have a kid or not, have a career or not. Even if she’s not married, and she’s living with a partner, doesnt mean she’s less than a married women. Un-virgin women doesnt mean she’s less worthy than a virgin. A childless women is not less worthy than mothers. Jadi spread love untuk sesama wanita, not partriarchy-based-hate-fueled energy," tulis netizen.

“Hmm kukira indonesiafeminis berpaham mendukung pilihan apapun yang dibuat oleh perempuan, karena perempuan punya otoritas. Dengan post ini, kesannya kok suggesting bahwa perempuan yg tidak menikah lebih pantas disebut feminist daripada yg menikah, lebih superior. Bukannya feminism is all about banishing any form of superiority? Enlighten me, please,” tulis seorang netizen.

Di atas adalah beberapa komentar netizen yang menanggapi postingan akun @indonesiafeminis. Saya pribadi tidak ingin mengomentari terlebih menghakimi postingan @indonesiafeminis dengan caption seperti itu.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved