Para Wanita Hebat Jalan Madukoro Kota Semarang, Mengkreasikan Sampah Plastik Jadi Produk Ekonomis

Ika yang kini didukung beberapa rekannya juga telah berhasil mengkreasikan aneka barang fungsional dari limbah sampah, khususnya sampah anorganik.

Para Wanita Hebat Jalan Madukoro Kota Semarang, Mengkreasikan Sampah Plastik Jadi Produk Ekonomis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Ika Yudha Kurniasari memperlihatkan hasil kreasi berbahan sampah plastik di rumahnya, Jalan Madukoro V, Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sampah di perkotaan tidak dimungkiri menjadi permasalahan yang sulit untuk dientaskan sepenuhnya.

Kunci untuk meminimalisir persoalan sampah, terutama sampah rumah tangga itu adalah kesadaran masyarakat itu sendiri.

Perlu ditumbuhkan terutama pada bahaya sampah berjenis anorganik yang berpotensi bisa mencemari lingkungan.

Kemunculan beberapa bank sampah di lingkungan masyarakat itu pun menjadi bentuk nyata kesadaran yang patut diapresiasi.

Sebagai upaya meminimalisir tercecernya sampah.

Dan dari sekian banyak bank sampah itu, kini Tribunjateng.com mencoba menyambangi Bank Sampah Resik Becik.

Bank sampah yang disingkat BSRB ini didirikan Ika Yudha Kurniasari.

Di rumahnya, Jalan Madukoro V, Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang telah berdiri BSRB sejak tujuh tahun lalu.

Di sana, mampu menyerap sampah perkotaan hingga 300 kilogram tiap bulan.

Tidak hanya itu, Ika yang kini didukung beberapa rekannya juga telah berhasil mengkreasikan aneka barang fungsional dari limbah sampah, khususnya sampah anorganik berbentuk kresek dan bungkus makanan.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved