Wali Kota Hendi Bawa Kota Semarang Raih Penghargaan PR Indonesia 2019

Hendi membawa Kota Semarang meraih penghargaan dalam kategori Terpopuler di Media, sub kategori Pemerintah Kota dalam ajang PR Indonesia Award 2019

Wali Kota Hendi Bawa Kota Semarang Raih Penghargaan PR Indonesia 2019
ISTIMEWA
Penghargaan tersebut diterima oleh Wali kota Semarang yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol, Wing Wiyarso 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Eksistensi Kota Semarang di bawah kepemimpinan Hendrar Prihadi makin bersinar.

Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Hendi membawa Kota Semarang meraih penghargaan dalam kategori Terpopuler di Media, sub kategori Pemerintah Kota dalam ajang PR Indonesia Award Tahun 2019.

Bersama Kota Semarang turut mendapat penghargaan Kota populer juga Kota Balikpapan, Kota Bandung, Kota Padang, Kota Surabaya, Kota Tangerang, Kota Singkawang dan Tomohon.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wali kota Semarang yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol, Wing Wiyarso, dalam acara malam penganugerahan Public Relation Indonesia Awards 2019.

Acara bergengsi tersebut digelar mewah di Trans Luxury Hotel Bandung,Kamis (28/03) dengan tema kepemimpinan inovativ untuk negeri.

Wali kota Semarang sendiri tidak dapat langsung menerima award tersebut karena pada saat yang bersamaan sedang menjamu tamu dari berbagai daerah dalam acara Rapat Kerja Komisariat Wilayah III APEKSI th 2019 sekaligus Launching Rakernas APEKSI XIV dan Indonesia City Expo Tahun 2019.

Keberhasilan Kota Semarang dalam menyabet penghargaan tersebut tidaklah mudah. Karena dalam seleksi yang dilakukan oleh ISENTIA INDONESIA menggunakan instrumen koran dan media mainstream sepanjang tahun 2018.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan Country director ISENTIA Indonesia, Michael Ignatius Kauw .

"PR Indonesia bekerjasama dengan PT ISENTIA melakukan monitoring dan analisa kualitatif pemberitaan ratusan korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah di 20 koran nasional,40 koran daerah dan 110 majalah mainstream di Indonesia. Pengumpulan data selama 1 tahun, 1 Januari sampai dengan 31 Desember sampai mendapatkan korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah terpopuler."

Sementara itu Asmono wikan,CEO PR Indonesia berharap profesi Public Relation kedepan semakin mantap menjadi fungsi manajemen yang strategis.(*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved