9 Anggota Sindikat Togel Diringkus Aparat, Omzet Perhari Rp 10 Juta

‎Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung membongar sindikat jual-beli judi toto gelap (togel) di Kota Tembakau.

9 Anggota Sindikat Togel Diringkus Aparat, Omzet Perhari Rp 10 Juta
Tribun Jateng/ Yayan Isro' Roziki
Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi, saat gelar perkara kasus Togel di Mapolres setempat, Sabtu (30/3/2019). 

Dari informasi tersebut, kemudian satreskrim Polres Temanggung melakukan pengintaian dan penyelidikan, hasilnya sembilan tersangka diamankan saat dilakukan pengrebekan di Desa Gandulan kecamatan Kaloran.

“Kesembilan tersangka ini tidak bisa mengelak saat dilakukan penggrebekan," terangnya.

Sebab katanya, saat dilakukan penggrebekan, petugas dari Satreskrim Polres Temanggung berhasil mengamankan barang bukti yang menguatkan bahwa ke sembilan tersangka ini memang memperjualbelikan togel.

Disebutkan barang bukti tersebut di antaranya, sebuah telepon genggam, dua buah ballpoin, buku rekapan, buku tafsir mimpi, dua buah bogol togel warna biru dan hijau, serta uang tunia sejumlah Rp2.032.000.

“Barang bukti ini disita dari sembilan tersengka tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, sindikat penjual togel ini menawarkan hadiahyang sangat mengiurkan pembeli, dicontohkan, dari pembelian dua nomor maka jika beruntung akan mendapatkan hadiah sebanyak 60 kali lipat, jika tembustiga nomor hadianya 350 kali lipat dari pembelian, dan tembus empat angka hadiahnya 2.500 kali lipat.

“Dengan hadiah seperti ini, tentunya sangat mengiurkan masyarakat, apalagi dengan hanya satu nomor saja yang tembus tetap bisa mendapatkan hadiah, meskipun haanya dua kali lipat dari pembelian,” urainya.

Ketika ditanya apakah masih ada kemungkinan tersangka lain dan jaringan penjual togel lainnya di wilayah temanggung, dengan tegas Dwi mengatakan, bahwa ke sembilan tersangka ini sudah satu paket, mereka memperjualbelikan togel kepada masyarakat dengan iming-iming uang sebagai hadiahnya.

“Mereka ini menjual togel sejak pagi, kemudian ditutup pada malam hari. Dan hari itu juga langsung dibuka berapa nomor yang keluar,” terangnya.

Karena terbukti melakukan tindak kejahatan yakni dengan memperjualbelikan togel maka kesembilan tersangka ini dijerat dengan Pasal 303 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal sepuluh tahun penjara. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved