Oknum Pelatih Pramuka yang Cabuli 11 Siswa Ternyata Pernah Jadi Korban saat TK

Aksi pencabulan yang dilakukan oleh oknum pelatih Pramuka, Rizal Kristianto (32) terhadap para siswanya memangtidak terpuji.

Oknum Pelatih Pramuka yang Cabuli 11 Siswa Ternyata Pernah Jadi Korban saat TK
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati 
Tersangka Rizal Kristianto (32) seorang pelatih Pramuka, pelaku pencabulan kepada para 11 siswanyadi Mapolres Banyumas, Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Aksi pencabulan yang dilakukan oleh oknum pelatih Pramuka, Rizal Kristianto (32) terhadap para siswanya memangtidak terpuji.

Bagaimana tidak, tindakan bejatnya tersebut ternyata bukan hanya dilakukan sekali dua kali saja. Berdasarkan penyelidikan polisi tersangka melakukan aksi pencabulan sejak 2016.

Menjadi dewan penggalang pramuka adalah suatu hal prestasi bagi para siswa, karena dapat aktif dalam kegiatan pramuka. Para siswa yang diiming-iming menjadi dewan penggalang pramuka merasa tertarik.

Hubungan antara guru dan murid adalah hubungan yang sub ordinat, sehingga ada rasa khawatir, tidak enak dan sulit untuk menolak perintah yang dilakukan oleh tersangka.

Hal itu diungkapkan pendamping korban (psikolog) dari Pusat Pelayanan Terpadu Penanganan dan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (PPT-PKBGA) Banyumas, Tri Wuryaningsih, kepada Tribunjateng.com, Sabtu (30/3/2019).

"Salah satu anak yang kami dampingi mengaku sudah 3 kali di perlakukan tidak senonoh. Ketika sepulang sekolah anak tersebut bawaannya uring-uringan. Sampai pada akhirnya si anak memberontak dan berani bercerita kepada Neneknya," ungkapnya.

Secara psikologis kondisi para korban seperti biasa saja, tetapi kondisi kejiwaan mereka perlu observasi lebih lanjut.

Nantinya akan ada proses konseling dan trauma healing. Sebab jika tidak cepat ditangani konseling lebih lanjut para siswa yang kini menjadi korban akan sangat berpotensi menjadi pelaku di kemudian hari.

"Banyak pelaku sodomi itu berawal menjadi korban yang tidak ditangani secara berkelanjutan. Kebetulan tersangka pencabulan Rizal Kristianto juga pernah menjadi korban semasa TK," tambah Tri Wuryaningsih.

Para korban yang semua adalah siswa-siswa SMP N 2 Sumpiuh memunculkan perubahan sikap yang bermacam-macam.

Ada yang merasa uring-uringan, ada yang pendiam, ada juga yang terkesan melambai atau feminin. Perubahan itulah yang sangat berbahaya jika terus dibiarkan.

Ada sebanyak 11 siswa yang sudah berani melaporkan kejadian tersebut dan bercerita kepada tim psikolog dari PPT-PKBGA Banyumas. Sehingga dimungkinkan masih ada korban yang belum terungkap dan belum berani bercerita tindakan pencabulan yang dilakukan oleh tersangka.

Tri Wuryaningsih mengatakan jika pihak sekolah mesti mengingatkan tentang kerawan tindakan pelecehan seksual. Murid harus diajari bagaimana menjaga diri dari pengaruh orang-orang yang akan melakukan tindakan pencabulan. (Tribunjateng/jti)

Oknum Pelatih Pramuka di Banyumas Cabuli 11 Siswa di Ruang Sanggar

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved