Lepas Peserta Manasik Haji, Bupati Pati Haryanto: Meski Pernah Umrah, Jangan Merasa Sudah Tahu

Bupati Pati Haryanto melepas keberangkatan 191 calon jamaah haji (Calhaj) 2019 yang akan mengikuti pelatihan manasik haji di Donohudan Surakarta

Lepas Peserta Manasik Haji, Bupati Pati Haryanto: Meski Pernah Umrah, Jangan Merasa Sudah Tahu
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto melepas keberangkatan 191 calon jamaah haji (Calhaj) 2019 yang akan mengikuti pelatihan manasik haji di Donohudan Surakarta, Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto melepas keberangkatan 191 calon jamaah haji (Calhaj) 2019 yang akan mengikuti pelatihan manasik haji di Donohudan Surakarta, Sabtu (30/3/2019).

Bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Bupati Haryanto menyampaikan beberapa pesan kepada para Calhaj yang berasal dari tujuh kecamatan, yakni Cluwak, Gunungwungkal, Tayu, Dukuhseti, Trangkil, Wedarijaksa, dan Tlogowungu.

"Meski di antara panjenengan mungkin ada yang sudah punya pengalaman ke tanah suci ketika umrah, saya harap tetap mengikuti praktik manasik haji di Donohudan dengan baik. Jangan merasa sudah tahu. Lebih baik kita merasa lemah dan tidak tahu apa-apa di hadapan Allah, sehingga Allah memberikan jalan terbaik," imbaunya.

Bupati Haryanto juga mewanti-wanti para Calhaj untuk selalu kompak. Terlebih ketika nantinya sudah berada di tanah suci.

"Kalau tidak kompak, kasihan yang sepuh-sepuh kalau sampai ketinggalan," ungkapnya.

Haryanto juga mewanti-wanti calon jamaah haji untuk senantiasa memperbanyak selawat dan istigfar. Ia juga mengingatkan agar Calhaj selalu berpasrah diri kepada Allah dalam menghadapi ujian yang mungkin diberikan dalam pelaksanaan haji

Sementara itu, Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pati Haryono berharap para calon jamaah haji dapat mengikuti pelaksanaan praktik manasik dengan sungguh-sungguh.

"Jangan sampai kegiatan ini hanya dianggap biasa karena hanya latihan," ungkapnya.

Haryono berharap, selama praktik manasik haji dilangsungkan, jamaah mengimplementasikan modal pengetahuan yang diberikan para pembimbing haji, seolah-olah sudah betul-betul melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

"Memakai pakaian ihram juga harus sempurnya sebagaimana ketika di tanah suci nanti. Kalau tidak dilatih dari sini, akan sulit beradaptasi di Arab Saudi," tandasnya. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved