422 PNS Pemkab Tegal Naik Pangkat, Sekda: PNS Zaman Now Jangan Alergi Medsos

422 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tegal mendapatkan SK kenaikan pangkat.

422 PNS Pemkab Tegal Naik Pangkat, Sekda: PNS Zaman Now Jangan Alergi Medsos
akhtur Gumilang
SK Kenaikan Pangkat tersebut diserahkan Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - 422 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tegal mendapatkan SK kenaikan pangkat.

SK Kenaikan Pangkat tersebut diserahkan Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Senin (1/4/2019).

Kepada para ratusan PNS yang diangkat, Sekda berpesan agar jangan sampai terlambat merespon keluhan warga.

Menurut dia, di era masyarakat digital saat ini, perkembangan media sosial banyak menyoroti masalah lingkungan dan kinerja birokrasi.

"PNS zaman now tidak boleh lagi alergi dengan penggunaan media sosial. Manfaatkan itu tidak hanya sebagai sarana aktualisasi sosial, tapi bantu institusi Pemeritah Kabupaten Tegal ini dengan menyebarluaskan informasi tentang program-program pemerintahan," kata Joko kepada Tribunjateng.com.

Dia menuturkan bahwa SK kenaikan pangkat ini sudah berlaku per 1 April 2019 hari ini.

"Era kekinian ini sangat mudah memantau, menilai, dan membandingkan kinerja antar unit organisasi di pemerintahan bahkan antar pemerintah daerah, termasuk pula kinerja individu PNS di dalamnya. Maka dari itu, mohon cepat dalam merespon," cetus dia.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal, Edi Budiyanto menyampaikan, usulan kenaikan pangkat yang diterima BKD sejumlah 989 orang.

Namun, ujar Edi, baru 422 PNS yang telah mendapat nota persetujuan kenaikan pangkat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dia juga menjelaskan, kenaikan pangkat untuk 422 orang tersebut sudah dapat dilaksanakan secara tepat waktu dan tepat bayar.

"Sehingga, pembayaran pada hari ini sudah berdasarkan jenjang pangkat dan golongan ruang yang baru. Sementara sisanya, 567 orang masih menunggu proses penetapan nota persetujuan dari BKN," jelas Edi. (TRIBUN JATENG/GUM)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved