Puluhan Motor Ditahan Polisi Karena Pengendara Konvoi Kampanye Gunakan Knalpot Brong

Kasat Sabhara Polresta Surakarta, Kompol Busroni membeberkan, jumlah sepeda motor yang ditahan ada 83 unit.

Puluhan Motor Ditahan Polisi Karena Pengendara Konvoi Kampanye Gunakan Knalpot Brong
ISTIMEWA
Petugas Sat Sabhara Polresta Surakarta menghentikan sekaligus membina para remaja yang mengendarai motor berknalpot brong, Minggu (1/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Surakarta menahan puluhan unit sepeda motor berknalpot brong.

Sebagian besar knalpot brong dipatahkan aparat lantaran melanggar standarisasi kendaraan.

Kasat Sabhara Polresta Surakarta, Kompol Busroni membeberkan, jumlah sepeda motor yang ditahan ada 83 unit.

"Ada yang sudah diambil pemilik, ada juga yang masih kami tahan. Mereka harus mengganti knalpot yang standar," ujarnya di Mapolresta Surakarta, Senin (1/4/2019).

Kompol Busroni berujar, puluhan motor itu hasil razia konvoi kampanye terbuka di jalanan Kota Surakarta pada Minggu (31/3/2019).

Penahanan kendaraan peserta konvoi, lanjut dia, diterapkan bukan hanya berdasar pada jenis pelanggaran knalpot brong.

"Yang tidak mengenakan helm, tidak ada kelengkapan surat berkendara, melanggar aturan lalu lintas, kami tindak. Kami tidak pandang bulu," imbuhnya.

Tindakan serupa dilakukan juga petugas di Polsek Laweyan.

Meski jumlahnya tidak sebanyak hasil tangkapan di Polresta Surakarta.

"Kami tahan 8 unit motor berknalpot brong," ujar Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved