Wakil Bupati Tegal Berharap Banyak Pemuda "Gila" di Daerahnya, Ini Alasannya

Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie berharap banyaknya muncul pemuda 'Gila' di Kabupaten Tegal.

Wakil Bupati Tegal Berharap Banyak Pemuda
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie Lapangan Dukuhsalam, Slawi, Senin (1/4/2019) siang 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie berharap banyaknya muncul pemuda 'Gila' di Kabupaten Tegal.

Kata 'Gila' kali ini memiliki kepanjangan yang berarti "Gali Ide Langsung Action" (GILA).

Menurut Ardie, Gila kaitannya dengan upaya dalam merangkul semua wirausaha muda di Kabupaten Tegal, khususnya dapat menampilkan produknya dalam acara Festival Inovasi Kewirausahaan.

“Namanya Gila, karena ketika saya dapat ide, saya langsung action. Ide ini cuma satu minggu. Saya kumpulkan semua wirausaha muda supaya bisa menampilkan produk unggulannya di sini,” kata Ardie, di Lapangan Dukuhsalam, Slawi, Senin (1/4/2019) siang

Ardie menuturkan, festival ini akan berlangsung mulai 31 Maret hingga 11 April.

Dalam festival inovasi itu, pihaknya menggandeng sedikitnya 20 wirausaha muda.

Mereka menempati stan yang sudah disediakan secara cuma-cuma alias gratis.

Tujuan kegiatan itu, kata Ardie, untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Tegal yang naik drastis hingga lebih dari 8 persen.

Dalam program itu, Ardie juga tidak hanya duduk santai di tempat.

Sejauh ini, pihaknya sudah berkoodinasi dengan sejumlah kementerian guna membantu kebutuhan wirausaha muda di Kabupaten Tegal.

“Ada sekitar 12 kementerian yang akan membina UMKM di Kabupaten Tegal. Mereka sudah merespon baik. Semoga tahun depan dapat bantuan anggaran. Tahun ini anggaran sudah dikunci,” ucapnya.

Ardie berharap para pemuda di Kabupaten Tegal memiliki semangat tinggi untuk sukses menjadi wirausaha.

Dia yakin, jika program ini berjalan baik, maka lima tahun ke depan angka pengangguran bakal berkurang.

"Bahkan sebaliknya, perekonomian bisa meningkat. Upaya untuk melakukan itu memang tidak tanggung-tanggung. Diam-diam, saya pun sudah melakukan lobi khusus dengan kedutaan Korea Selatan dan Arab Saudi. Saat ini, kedua kedutaan itu masih menunggu produk dari Kabupaten Tegal yang bisa dipasarkan di sana," papar dia. (TRIBUN JATENG/GUM)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved