837 APK Dicopot Paksa Bawaslu Temanggung, Kali Ini Rata-Rata Langgar Aturan Zona Kampanye

Sebelum memasang APK diperhatikan dahulu segi keamanan, aturan, dan kenyamanan, serta estetikanya.

837 APK Dicopot Paksa Bawaslu Temanggung, Kali Ini Rata-Rata Langgar Aturan Zona Kampanye
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Petugas Satpol PP Kabupaten Temanggung menertibkan APK yang dinilai Bawaslu melanggar zona berkampanye di Kabupaten Temanggung, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎Bawaslu Kabupaten Temanggung kembali menertibkan alat peraga kampanye (APK), Selasa (2/4/2019).

Dalam kegiatan ini, 837 APK berbagai jenis dicopoti Bawaslu dari beberapa tempat di Kota Tembakau itu.

"Yang kami tertibkan mayoritas adalah APK yang melanggar zonasi kampanye, disesuaikan aturan KPU," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Temanggung, Amin Stiyono,‎ di sela-sela penertiban.

Bawaslu mengajak serta perwakilan KPU, pihak kepolisian, serta jajaran Kodim 0706 Temanggung, dalam kegiatan tersebut.

Juga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Temanggung.

Tim bergerak dari ‎kantor Bawaslu Temanggung sekitar pukul 09.30, menuju Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar pertigaan Kantor Telkom.

Di sana petugas gabungan mencopoti beberapa bendera partai politik (parpol).

Selanjutnya, tim gabungan bergerak ke berbagai penjuru di Temanggung, yang dinyatakan terlarang sebagai zona pemasangan APK.

"Yang kami mulai dari bendera parpol, gambar calon legislatif (caleg), pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden, dan lainnya," tutur Amin.

Selain yang melanggar zonasi, petugas gabungan juga menertibkan APK yang dipasang di pohon, fasilitas umum (fasum), tiang listrik, dan tempat terlarang lainnya.

"Jembatan juga tempat yang seharusnya tidak boleh dipasangi APK atau atribut partai," imbuh komisioner Bawaslu Kabupaten Temanggung, Murti Anggono.

Ditandaskan, penertiban serupa akan terus dilaksanakan hingga masa kampanye berakhir.

Ia mengimbau, agar semua peserta pemilu maupun tim sukses dapat mematuhi aturan pemasangan APK maupun atribut parpol.

"Kami harap, sebelum memasang APK diperhatikan dahulu segi keamanan, aturan, dan kenyamanan, serta estetikanya," ‎pungkasnya. (Yayan Isro' Roziki)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved