Antisipasi Fenomena Caleg Stres, RSUD Banyumas Diminta Siapkan Kamar Khusus

Komisi A DPRD Banyumas bersama dengan KPU, Bawaslu, RSUD Banyumas, dan Dinas Kesehatan melaksanakan rapat koordinasi antisipasi caleg stres

Antisipasi Fenomena Caleg Stres, RSUD Banyumas Diminta Siapkan Kamar Khusus
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Komisi A DPRD Banyumas bersama dengan KPU, Bawaslu, RSUD Banyumas, dan Dinas Kesehatan melaksanakan rapat koordinasi antisipasi fenomena caleg stres, pada Selasa (2/4/2019). 

Para caleg di Banyumas harus siap menang dan siap kalah. Meskipun identik dengan orang yang berduit. Tetapi jika sudah menghabiskan dana begitu banyak mereke juga bisa depresi.

Penanganan kasus ini tidak perlu menambah dana khusus atau merubah APBD 2019. Para pasien caleg yang stres akan ditangani menggunakan Jamkesda atau Kartu Banyumas Sehat (KBS).

"Sebagai bentuk kepedulian, kami dari pemda akan melayani para caleg yang menderita gangguan jiwa menggunakan mekanisme Jamkesda. Anggaran Jamkesda sendiri sebanyak Rp 27 Miliar,"
ujar Sardi Susanto selaku Ketua Komisi A bidang pemerintahan DPRD Kabupaten Banyumas kepada Tribunjateng.com, Selasa (2/4/2019).

"Tetapi fasilitas yang didapatkan adalah fasilitas untuk pasien kelas III. Jika ingin ingin naik kelas maka ada aturan sendiri dan akan ditanggung pribadi," tambahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas juga mensiagakan 39 Puskesmas dan 22 rumah sakit untuk menampung para pasien caleg yang stres.

"Kami akan mendata terlebih dahulu apakah mereka sudah mempunyai BPJS atau belum. Jika sudah nanti akan di tangani sesuai dengan mekanisme BPJS," ungkap Dwi Mulyanto selaku perwakilan Dinas Kesehatan Banyumas.

Fasilitas Jamkesda dapat dipergunakan oleh para pasien caleg yang stres, selama mereka mempunyai surat rekomendasi keterangan miskin dari Desa. (Tribunjateng/permata putra sejati 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved