Awareness Training Quality Health Safety and Environment Universitas Pandanaran

Universitas Pandanaran melaksanakan pelatihan Awarness Training QHSE guna menambah pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia.

Awareness Training Quality Health Safety and Environment Universitas Pandanaran
IST
Awareness Training QHSE Universitas Pandanaran, Minggu (31/3/2019) pukul 08.00 di Muria Hotel. 

Quality Health Savety and Environment - Program Akselerasi Pelatihan 3 Topik, 3 Sertifikat dalam 1 Paket Training

TRIBUNJATENG.COM - Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat telah membawa perubahan pada hampir semua aspek kehidupan.

Selain manfaat bagi kehidupan perubahan tersebut juga telah membawa ke dalam era persaingan global yang semakin ketat.

Agar mampu berperan dalam persaingan global, maka perlu untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Oleh sebab itu Universitas Pandanaran melaksanakan pelatihan Awareness Training QHSE guna menambah pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia dalam sistem manajemen untuk yang ke-2 kalinya pada Minggu (31/3/2019) mulai pukul 08.00 WIB di Muria Hotel, Semarang.

“Untuk menjawab tantangan tersebut maka Fakultas Teknik Unpand membekali mahasiswanya dengan menyelenggarakan pelatihan awarness yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam menuju produktifitas dan efisiensi pada umumnya dan meningkatkan daya saing SDM pada khususnya,” kata Iwan Prayoga, ST, MT dalam sambutannya.

“Program Pelatihan Berbasis Kompetensi ini didesain sesuai pemenuhan akan kebutuhan keahlian/kompetensi non-akademis Sumber Daya Manusia (SDM), dengan diikuti 75% mahasiswa dan lulusan baru (fresh graduated), dan 25% dari umum di antaranya CV Sendang Jaya makmur, CV Jaya Protect, PT Arsiken Citra Tama Dan PT Ardinaprima Boyolali,” lanjut Dr. Widi Astuti, MSi ketua panitia sekaligus ketua LPPM Unpand.

“Kami akan terus berupaya dengan memberikan pembekalan yang bermanfaat bagi pengembangan skill para mahasiswa sekaligus untuk menjalin kerjasama dengan dengan lebih banyak lagi stakeholder untuk meningkatkan akreditasi perguruan tinggi lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Plt Rektor Agustien Zulaidah, ST,MT.

Selain itu, pelatihan berbasis kompetensi ini wajib bagi semua mahasiswa fakultas teknik khususnya dan mahasiswa Universitas Pandanaran pada umumnya guna mendukung kompetensi mahasiswa yang akan dilegalisasi dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sesuai dengan SK Rektor.

SKPI merupakan bukti legalitas yang penting sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam mencari pekerjaan selain ijazah.

Fasilitas dalam pelatihan selain mendapatkan materi Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (ISO 45001) juga sekaligus mendapatkan 3 sertifikat pelatihan.

“Setiap saat ISO 14001 perlu dilakukan revisi dikarenakan globalisasi yang terjadi, dimana teknologi dan perkembangan bisnis berubah secara signifikan, sehigga ISO 14001 perlu terus beradaptasi,” kata narasumber Rahmat Iswahyudi, SKM dari Bina Profesi Institute Surabaya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved