DPT Kota Surakarta Sudah Berkurang 800 Pemilih, KPU Ungkap Bisa Bertambah Jelang Coblosan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) berkurang 800 orang.

DPT Kota Surakarta Sudah Berkurang 800 Pemilih, KPU Ungkap Bisa Bertambah Jelang Coblosan
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti (baju merah) mengecek logistik Pemilu 2019, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) berkurang 800 orang.

Ketua KPU Surakarta, Nurul Sutarti membeberkan pengurangan jumlah pemilih lantaran sudah meninggal.

Data itu dicatat KPU per 20 Maret 2019.

"Pemeliharaan data pemilih yang meninggal itu, baru besok malam akan kami tetapkan," tulis Nurul dalam pesan singkat, Selasa (2/4/2019).

Dia menambahkan jumlah DPT meninggal masih bisa bertambah.

KPU akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surakarta berkait pembaharuan data.

Nurul pun memperlihatkan data rekapitulasi daftar pemilih tambahan, yang disahkan berdasar rapat pleno 29 Maret 2019.

Dari 5 kecamatan di Kota Surakarta, jumlah TPS sebanyak 1.734 lokasi.

Jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) tahap dua sebanyak 421.999 orang.

Terdapat penambahan jumlah pemilih masuk 2.317 orang.

Sedangkan pemilih keluar ada 2.947 orang.

Sehingga jumlah pemilih di Kota Surakarta ada 423.111 orang.

"Pemilih yang meninggal belum ditetapkan," imbuhnya. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved