Video 4G Goro-Goro Gayeng Germas Beredar di Youtube, Kadinkes Jateng Jadi Tokoh Sentral

Video yang diunggah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (30/03/2019) itu menampilkan kesenian tradisional

Video 4G Goro-Goro Gayeng Germas Beredar di Youtube, Kadinkes Jateng Jadi Tokoh Sentral
ISTIMEWA
goro-goro germas 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Video bertajuk 4G (Goro-Goro Gayeng Germas) beredar di Youtube.

Video yang diunggah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (30/03/2019) itu menampilkan kesenian tradisional dengan tokoh punakawan yang diperankan langsung oleh Kepala Dinkes Jateng dan beberapa orang stafnya.

Tayang dua episode yang telah diunggah yakni bertajuk Posbindu dan Dokter Hewan, Kadinkes Jateng, dr Yulianto Prabowo berperan menjadi satu di antara tokoh Punakawan.

dr Yulianto berperan sebagai Petruk beradu peran dengan Teguh Hoky "Gareng", Totok Pamungkas "Bagong", Agus Priyono "Sondong", Setyo Handoko "Gendon", Ayu Novioktaviana Hapsari "Ceplus", dan Erwinda Kurniawati "Ceplis".

Melalui video yang masing-masing berdurasi 17 menit 48 detik, para pemain mengemas berbagai pesan kesehatan terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan menggunakan bahasa ringan dan bahasa Jawa agar mudah dipahami oleh masyarakat.

Disisipi humor, para penonton yang di studio tertawa-tawa menyaksikan aksi "kocak" para pemain.

"Versi goro-goro ini memang sengaja kami pilih sebagai sarana edukasi kesehatan yang dikemas dengan menggunakan media tradisional. Hal Ini dilakukan dengan maksud untuk memudahkan informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat, " jelas staf Promkes Dinkes Jateng Siti Nurngaini, SKM, M.Kes.

Sebelumnya, Aini menjelaskan, ada lima tema prioritas yang akan disampaikan ke masyarakat melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik termasuk media sosial yaitu Angka Kematian Ibu dan Bayi, Stunting, Imunisasi, TBC, dan Penyakit Tidak Menular.

4G "Goro-Goro Gayeng Germas" merupakan salah satu upaya untuk menyosialisasikan tema prioritas melalui media sosial yaitu dengan mengunggah ke Youtube dan media sosial yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

Berdasarkan pantauan tribunjateng.com, dalam 2 hari sejak video diunggah telah ditonton oleh lebih dari 100 orang dan mendapatkan respon positif dari warganet. (idy)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved