Kunjungi Sragen, Presiden Jokowi Janji Temui Bank Agar Bantu Pinjaman Petani Dapatkan Pengering Padi

Dalam kunjungannya ini Jokowi membahas permasalahan di pertanian, usaha penggilingan padi, pengusaha beras dan permasalahan pupuk.

Kunjungi Sragen, Presiden Jokowi Janji Temui Bank Agar Bantu Pinjaman Petani Dapatkan Pengering Padi
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Presiden Joko Widodo berfoto selfi dengan warga Sragen di Gelanggang Olah Raga Diponegoro, Rabu (3/3/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo silaturahim dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Perkumpulan penggilingan padi dan pengusaha beras Indonesia (Perpadi) se-Jawa Tengah di Gelanggang Olah Raga Diponegoro Kabupaten Sragen, Rabu (3/3/2019).

Turut hadir dalam acara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Muhammad Efendi, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Ketua Perpadi Sragen Untung Wiyono, Gapoktan, Perpadi dan Pengusaha Beras Indonesia se-Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya ini Jokowi membahas permasalahan di pertanian, usaha penggilingan padi, pengusaha beras dan permasalahan pupuk.

Cerita Dosen yang Sering Beri Susu ke Vina, Dikira Tak Mampu, Kaget saat Tahu Ia Anak Mahfud MD

Jokowi menyampaikan penggiling padi untuk menggunakan pengering padi dan tidak menjemur padi secara manual dibawah sinar matahari.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga sempat berdialog dengan beberapa warga di panggung salah satunya Endang warga dari Kecamatan Jenar yang menjadi pengusaha penggilingan padi.

Saat ditanyai Jokowi mengenai pengering padi, Endang mengaku belum mempunyai mesin pengering padi karena belum mempunyai dana.

"Saya ingin menawarkan kepada para Gapotan untuk melakukan perubahan, yang selama ini menjemur padi di bawah sinar matahari, di pelataran rumah hingga memenuhi jalan segera ditinggalkan," ujar Jokowi.

Dengan pengering padi tersebut nantinya hasil panen padi akan lebih berkualitas.

"Apalagi di musim hujan seperti ini padi, jagung yang basah tetap bisa dimasukkan ke pengering," lanjutnya.

Jokowi mengatakan setelah Pemilu dirinya akan mengadakan pertemuan dengan bank agar masyarakat yang akan meminjam uang untuk membeli pengering dimudahkan.

Dirinya juga menawarkan di setiap penggilingan padi ada mesin kemasan padi.

"Kalau bisa juga di setiap penggilingan padi ada mesin kemasannya, sehingga beras yang keluar dari mesin sudah dalam bentuk kemasan dan siap untuk dijual," lanjut dia.

Dengan padi bentuk kemasan tersebut diharapkan akan ada merk lokal yang dikenal masyarakat luas.

Jokowi juga menyampaikan ke depan Indonesia akan terus mengalami perubahan global yang sangat cepat, meninggalkan pola-pola lama agar tidak ketinggalan zaman.

"Nanti setelah 17 April 2019 saya akan undang Gapoktan, pengusaha penggilingan padi, pengusaha pupuk dan pengusaha beras ke Istana Negara untuk berdiskusi masalah pertanian, padi, beras dan pupuk," ujar Jokowi. (uti)

Via Vallen Segera Menikah? Nikahnya Hari Sabtu

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved