Peringati Isra Miraj, Puluhan Anak di Pekalongan Ikuti Sunat Massal Diarak Becak Hias Keliling Kota

Puluhan anak peserta sunatan massal di Masjid Jami Arromah, Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan diarak naik becak hias.

Peringati Isra Miraj, Puluhan Anak di Pekalongan Ikuti Sunat Massal Diarak Becak Hias Keliling Kota
Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Sejumlah peserta sunat massal diarak dengan menggunakan becak hias untuk diajak keliling kota dalam rangka memperingati Isra Miraj, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Puluhan anak peserta sunatan massal di Masjid Jami Arromah, Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Jawa Tengah di arak keliling.

Mereka diarak dengan menggunakan becak hias serta pawai merah putih dengan pengawalan mobil polisi.

Dengan pengawalan mobil polisi, sebanyak 53 anak peserta sunatan massal diajak keliling kota.

Rute pawai sendiri dari Start MTS In, keluar Jalan Raya Banyurip menunju Masjid Jami Arromah dan kegiatan ini dalam rangka memperingati Isra Miraj.

Arina (35) warga Kota, Kecamatan Pekalongan Selatan mengatakan ia sengaja nonton pawai sunnatan massal karena ponakannya menjadi peserta sunat.

Habiskan Malam di Simpanglima Semarang, Sekadar Nongkrong atau Sewa Becak Hias

Arak-arakan ini sering dilakukan setiap memperingati Isra Miraj dan tujuannya agar anak-anak yang disunat nanti akan merasa senang dan gembira.

"Keponakan saya yang ikut sunat massal bernama Syafiq (8). Saya sengaja mengajak anaknya untuk menonton arak-arakan sunatan massal. Karena selain diarak dengan menggunakan becak hias, ada pawai bendera merah putih, drumband, dan masih banyak lagi yang ikut memeriahkan kegiatan ini," kata Arina saat ditemui Tribun Jateng di lokasi arak-arakan,Rabu (3/4/2019) sore.

Menurutnya, memang arak-arakan ini membuat tersendatnya lalu lintas tapi di sisi lain hal tersebut menjadi hiburan warga sekitar dan pengendara yang lewat di Jalan Raya Banyurip, Pekalongan.

Tidak hanya itu, sunatan massal yang di gelar oleh Masjid Jami Arromah, Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan tidak dipungut biaya.

"Sunatnya gratis dan bahkan peserta dapat sarung serta baju. Walaupun saya menunggu beberapa jam bersama anaknya untuk melihat arak-arakan sunat massal, tapi saya merasa puas karena pawai ini membuat hiburan bagi anaknya," jelasnya.

Terpisah Hikmatul Arromah (35) warga Buaran menjelaskan ia tidak tahu kalau ada arak-arakan sunat massal karena lagi berbelanja di kawasan ini.

"Saya tahunya ada pawai musik rampak ternyata ada sunatan massal yang diarak menggunakan becak hias," ujarnya.

Hikmatul mengaku arak-arakan ini menjadi hiburan masyarakat sendiri dan agenda tahunan saat Isra Miraj.

"Sangat menghibur arak-arakan ini mas, banyak penampilan warga yang lucu-lucu kayak driver onile yang ikut berpartisipasi tapi tidak menggunakan kendaraan melainkan sepeda anak-anak," jelasnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved