Bupati Pekalongan Asip Kholbihi Ajak Kades dan Sekdes Sukseskan Pemilu 2019

Bupati mengungkapkan pihaknya sengaja mengumpulkan para Kades dan Sekdes mengajak bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi Ajak Kades dan Sekdes Sukseskan Pemilu 2019
IST
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintahan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Triwulan I Tahun 2019 di pendopo Kecamatan Sragi, Selasa (2/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Kepala Desa itu bebas intervensi.

Sekarang sudah tidak jamannya lagi intervensi dari pihak manapun kepada para Kades.

Silahkan mencari simpatisan tetapi dengan kekuatan pribadi yang dimiliki, jangan menggunakan instrumen kekuasaan.

Demikian disampaikan Bupati Pekalongan saat menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Triwulan I Tahun 2019 di pendopo Kecamatan Sragi dan pendopo Kecamatan Siwalan, Selasa (2/4/2019) kemarin.

Bupati mengungkapkan pihaknya sengaja mengumpulkan para Kades dan Sekdes selain dalam rangka untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan Dana Desa triwulan I tahun 2019.

Juga untuk menyukseskan bersama-sama pelaksanaan Pemilu yang sebentar lagi akan berlangsung yakni tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Menjelang Pemilu 2019 tanggal 17 April mendatang, pada hari ini kami sengaja mengumpulkan para Kades dan Sekdes se Kabupaten Pekalongan dengan sistem zonasi atau per dapil (daerah pilihan),” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, Kepala Desa itu bukan pejabat politik, akan tetapi pejabat pemerintahan di level desa.

Menurutnya, pejabat politik sesuai definisinya karena dia  memang dipilih oleh partai politik.

“Politiknya Kades dengan politiknya Desa itu berbeda. Kalau Kades yakni pejabat politik dalam konteks karena dipilih langsung, tetapi dalam fungsinya Kades itu pejabat pemerintah desa. Sehingga tidak boleh berkampanye atau berafiliasi ke salah satu kontestansi politik secara inkonstitusional. Kalau secara pribadi silahkan,” ujar Bupati Asip Kholbihi.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved