Puluhan Bendera Merah Putih Warnai Khoul Mbah Hasan Surgi Jati Kusumo di Batang

Puluhan bendera merah putih dan ratusan peserta kirab merah putih khoul Mbah Hasan Surgi Jati Kusumo dilepas oleh Bupati Batang Wihaji.

Puluhan Bendera Merah Putih Warnai Khoul Mbah Hasan Surgi Jati Kusumo di Batang
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Puluhan bendera merah putih dan ratusan peserta kirab merah putih khoul Mbah Hasan Surgi Jati Kusumo dilepas oleh Bupati Batang Wihaji di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Puluhan bendera merah putih dan ratusan peserta kirab merah putih khoul Mbah Hasan Surgi Jati Kusumo dilepas oleh Bupati Batang Wihaji di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (4/4/2019).

Kirab merah putih tersebut diikuti anggota Polisi Polres Batang, Kodim 0736 Batang,anggota Pramuka, Pelajar, Ormas dan Drum band.

Kirab yang menempuh lima Kilometer itu mengambil start di Pendopdo Kabupaten Batang, Jalan Kartini, Jalan Gajah Mada dan Finish di Makam Gedung Dowo Desa Paskaran Batang.

Bupati Batang Wihaji usai melepas kirab mengatakan Khoul Mbah Hasan Surgi Jatikusumo merupakan ulama kharismatik dan sesepuh Kabupaten Batang.

Maka kirab ini sebagai bentuk rasa syukur dan terimakasih kita kepada sesepuh yang menorehkan sejarah pajang dalam syiar keislaman dan keumatan.

Jelang Pemilu 2019, Kendaraan Operasional Polres Batang Dicek di Lapangan Dracik Kabupaten Batang

"Leluhur harus kita hormati, dan teladi dalam menjaga dan memperjuangkan NKRI serta harus kita teruskan cita-citanya untuk bersama berbuat kebaikan dan lanjutkan syiar untuk keumatan dan kebangsaan," ujarnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat Batang untuk tetap menjaga kerukunan dan perbedaan, dalam rangka membangun Kabupaten Batang yang lebih sejahtera lagi.

"Hindari ujaran kebencian dan hoax, saring dulu sebelum di shering, karrna ujaran kebencian dan haox yang kelewatan akan berkaibat bersetru anatar keluarga dan saudara," jelasnya.

Mantan Bupati Batang Bambang Bintoro selaku Ketua Umum Khol mengatakan, bahwa dalam persiapan khoul ini hanya membutuhkan waktu empat hari, karena kepantiaanya sudah terbentuk pukuhan tahun yang setiap seksi dan devisinya bisa menjalabkan fungsinya.

"Khoul ini untuk menunjukan ras solidaritas terhadap sesama, yang diawali dengan kirab merah putih sebagai kecintaan terhadap NKRI dan rasa persatuan dan kesatuan," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved