Kementerian Pertanian Lakukan Pengecekan Bantuan Ayam 2018 yang Bermasalah di Brebes, Ini Hasilnya

Direktorat Jenderal Kementerian Pertanian melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke rumah penerima bantuan ayam tahun 2018 di Kabupaten Brebes.

Kementerian Pertanian Lakukan Pengecekan Bantuan Ayam 2018 yang Bermasalah di Brebes, Ini Hasilnya
Istimewa
Perwakilan Kementerian Pertanian melakukan pengecekan bantuan ayam kepada penerima rumah tangga miskin (RTM) di Brebes, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Direktorat Jenderal Kementerian Pertanian melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke rumah penerima bantuan ayam tahun 2018 di Kabupaten Brebes, Jumat (5/4/2019).

Pengecekan dilakukan usai ada laporan 70 persen bantuan ayam untuk rumah tangga miskin (RTM) di Brebes bermasalah.

Laporan tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Berbes, Ismu Broto.

Ia menyatakan, 1.423.000 ekor ayam bantuan pemerintah pusat kepada 28.460 penerima di Brebes, 70 persen di antaranya bermasalah karena mati dan dijual.

Lahan Pertanian Semakin Rusak di Brebes, Sarwo Edhi Sebut Dikarenakan Penggunaan Pestisida Palsu

Pengecekan dan monitoring ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah penerima.

Dengan begitu, pihaknya bisa melihat dan mengetahui bagaimana perkembangan bantuan ayam yang diberikan.

"Hasilnya, dari 50 ekor yang diberikan ke penerima, ada yang dijual dan ada yang dipotong untuk konsumsi. Yang paling banyak itu, ayamnya mati, agak tinggi jumlahnya," kata Auditor pada Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, Masduki, di Kecamatan Ketanggungan, Brebes.

Ia belum bisa memastikan berapa angka pasti ayam bantuan yang mati.

Dari temuannya, jumlahnya lebih banyak dibanding ayam bantuan yang dijual atau disembelih untuk dikonsumsi.

Hanya saja, katanya, matinya ayam-ayam tersebut disebabkan karena faktor perubahan cuaca.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved