Wow, Busana Rocker dan Militer Batik Diperagakan Dalam Fashion Show Batik Pekalongon

Gemulai para model memeragakan busana batik jadi sorotan para penonton yang memadati halaman Museum Batik Kota Pekalongan.

Wow, Busana Rocker dan Militer Batik Diperagakan Dalam Fashion Show Batik Pekalongon
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Masyarakat memadati panggung fashion show batik di halaman Museum Batik Kota Pekalongan, Kamis (4/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Gemulai para model memeragakan busana batik jadi sorotan para penonton yang memadati halaman Museum Batik Kota Pekalongan.

Diiringi dentuman musik dan warna-warni lampu, para model memperlihatkan indahnya busana batik yang dikenakan.

Tak hanya busana formal yang dipertunjukkan, bahkan beberapa memperagakan busana rocker dan militer yang dikombinasikan dengan kain batik.

Adapun Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, yang membuka acara fashion show batik menjelaskan, peragaan busana digelar untuk melestarikan batik.

"Kami berharap dengan adanya fashion show batik bisa semakin mempromosikan Kota Pekalongan sebagai penggerak perekonomian dunia melalui batik, " ujarnya, Kamis (4/4/2019) malam.

Selain untuk mempopulerkan batik, dipaparkan Sri, peragaan busana yang diikuti sejumlah desainer dari berbagai kota di Jateng, sebagai ajang silaturahmi para perancang busana.

"Melalui fashion show ini, semoga semakin mengukuhkan Kota Pekalongan sebagai kota batik dan Kota Kreatif. Walaupun banyak daerah yang memproduksi batik, tapi kota Pekalongan memiliki kekhasan batik sendiri. Dan jangan sampai batik dikembangkan di negara lain dan tersendat di Indonesia, karena banyak negara yang belajar tentang batik ke Pekalongan," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan SDM, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disporapar Jateng, Trenggono, berharap fashion show yang diadakan bukan hanya acara seremonial.

"Harapan kami acara ini bukan sekedar fashion show, tapi bisa membentuk citra Kota Pekalongan sebagai Kota Batik yang sudah diakui dunia," ujarnya.

Ditambahkannya, Pemkot Pekalongan harus membuat program untuk mendatangkan wisatawan dengan tujuan mengangkat perekonomian para perajin batik.

"Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pekalongan, perekonomian akan terangkat terutama sektor industri kreatif di bidang batik," tambahnya. (bud)

Tiga Hari Ini, Seorang Ibu di Demak Tidur di Kuburan Anaknya yang Meninggal Korban Tabrak Lari

3 Jet Tempur Dituding Halangi Jet Pribadi Prabowo, Admin Akun TNI AU Beri Klarifikasi

Sudarti Ditemukan Tewas Tergeletak dalam Warung, Rofiq Lihat Sebelumnya Ada Motor Ditutup Terpal

Sukmo Duga Serangan Habib Rizieq ke Yuzril Terkait Firza Husein

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved