Bupati Pekalongan: Senin Besok Jembatan Darurat Penghubung Dua Kabupaten Akan Dibangun

Jembatan Kali Keruh penghubung dua kabupaten yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang yang runtuh hampir setahun ini, akan segera diperbaiki

Bupati Pekalongan: Senin Besok Jembatan Darurat Penghubung Dua Kabupaten Akan Dibangun
Tribunjateng/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau Jembatan Luragung, Kecamatan Kandanganserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kemarin Jumat (05/04/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Jembatan Kali Keruh penghubung dua kabupaten yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang yang runtuh hampir setahun ini, akan segera diperbaiki secara total.

Namun guna memperlancar perekonomian di kawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan membuat jembatan darurat, sambil menunggu lelang pembuatan jembatan baru Kali Keruh selesai.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan pembangunan jembatan darurat atau Bailey Luragung, Kecamatan Kandanganserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah akam dilaksanakan pada hari Senin (08/04/2019).

"Material pembuatan jembatan sudah ada sejak (30/03/2019) lalu, namun material tersebut berada di Desa Medayu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menghadiri doa bersama dengan puluhan warga Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, Jumat (5/4/2019) sore.

Jembatan Darurat Kali Keruh Dibangun, Warga Gelar Doa Bersama Bupati Pekalongan

Menurut Asip material jembatan yang ditaruh di Desa Medayu dikarenakan akses dan mobilisasi material lebih gampang dibandingkan di Desa Luragung, Kecamatan Kandanganserang, Kabupaten Pekalongan.

Nantinya jembatan darurat ini panjangnya sekitar 48 meter dengan lebar 4 meter.

"Posisi jembatan berada di atas jembatan lama dan proses pemasangan dikerjakan selama 30 hari," jelasnya.

Asip menambahkan, sumber dana jembatan darurat dari dana tak tertuga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sebesar Rp 321 juta.

"Nantinya apabila jembatan darurat sudah jadi hanya digunakan untuk roda dua. Mobil dan truk tidak boleh melintasi jembatan darurat,"tandasnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved