Jembatan Darurat Kali Keruh Dibangun, Warga Gelar Doa Bersama Bupati Pekalongan

Doa bersama ini juga dihadiri oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Asisten satu Pemerintah Kabupaten Pekalongan Ali Reza, Kepala BPBD Budi Raharjo, K

Jembatan Darurat Kali Keruh Dibangun, Warga Gelar Doa Bersama Bupati Pekalongan
Tribunjateng/Indra Dwi Purnomo
Puluhan warga dari Desa Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan menggelar doa bersama untuk pembangunan jembatan darurat penghubung dua kabupaten, Jumat (05/05/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Puluhan warga dari Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menggelar doa bersama untuk pembangunan jembatan penghubung darurat dua kabupaten.

Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupeten Pemalang sudah runtuh hampir setahun ini.

Doa bersama ini juga dihadiri oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Asisten satu Pemerintah Kabupaten Pekalongan Ali Reza, Kepala BPBD Budi Raharjo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wahyu Kuncoro, Kepala Kasbangpol Haryanto.

Tujuan dari doa bersama dimaksudkan agar selama pembangunan jembatan darurat ini berjalan dengan baik dan lancar agar akses masyarakat dua kabupaten tersebut bisa normal kembali.

Kustri (47) warga Dusun Pedaiman, Luragung, Kecamatan Kandanganserang, Kabupaten Pekalongan mengatakan ia sangat bersyukur jembatan darurat akan segera diperbaiki oleh pemerintah.

"Akhirnya pembuatan jembatan darurat segera dibangun setelah menunggu setahun kiranya. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan dan Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang,"kata Kustri saat ditemui Tribunjateng setelah doa bersama, Jumat (5/4/2019)sore.

Menurut Kustri runtuhnya jembatan Kali Keruh membuat akses masyarakat terganggu dan perekonomian tersendat.

"Setiap hari berbelanja ke pasar yang berada di Watukumpul saya harus menuruni dan menaiki anak tangga darurat jembatan Kali Keruh. Saya merasa takut apabila debit air sungai Pemalang naik dan itu bisa membahayakan warga yang melintasi jembatan itu,"jelasnya.

Tidak hanya warga sekitar yang menyambut bahagia atas pembangunan jembatan darurat ini.

Seorang guru honorer yang sudah mengabdi selama 16 tahun juga merasa senang karena jembatan darurat Kali Keruh akan segera dikerjakan.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved