Menteri Pertahanan Rencananya Akan Buka Konferensi Ulama Sufi Internasional di Kabupaten Pekalongan

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu direncanakan akan membuka Konferensi Ulama Sufi Internasional “Al-Muntada as-Sufy al-Alamy” di Pekalongan.

Menteri Pertahanan Rencananya Akan Buka Konferensi Ulama Sufi Internasional di Kabupaten Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau Jembatan Luragung, Kecamatan Kandanganserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kemarin Jumat (05/04/2019) sore. Tribunjateng/Indra Dwi Purnomo 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu direncanakan akan membuka Konferensi Ulama Sufi Internasional “Al-Muntada as-Sufy al-Alamy” di Pekalongan.

Konferensi ini akan digelar selama tiga hari dari tanggal 8 hingga 10 April 2019.

Pembukaan konferensi akan dilaksanakan di Kabupaten Pekalongan dan untuk konferensinya dilaksanakan di Kota Pekalongan.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan rencananya Menhan yang mewakili Presiden untuk membuka Konferensi Ulama Sufi Internasional.

"Kedatangan Menhan juga sekaligus untuk mendoakan proses pemilihan umum 2019 berjalan dengan lancar, aman, berkualitas dan partisipasi tinggi," jelasnya saat ditemui Tribun Jateng usai menghadiri doa bersama dengan puluhan warga di Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, Jumat (5/4/2019) kemarin sore.

Kabupaten Pekalongan Akan Jadi Tuan Rumah Konferensi Ulama Sufi Internasional

Untuk memeriahkan kegiatan, sebelum pembukaan, di hari yang sama akan diadakan Kirab Merah Putih dengan titik start dari Karanganyar dan finish di Alun-alun Kajen depan Pendopo Kabupaten Pekalongan.

Asip menuturkan bahwa maksud dan tujuan konferensi ini, di antaranya adalah membangun komitmen bersama ulama sufi sedunia untuk membentuk sebuah organisasi thoriqoh dunia yang berupaya menciptakan perdamaian dan toleransi dalam tatanan masyarakat dunia atas dasar kemanusiaan dan keadilan.

"Insyaallah Kabupaten Pekalongan juga akan menggelar deklarasi Kajen untuk menciptakan perdamaian dan toleransi masyarakat dunia atas dasar kemanusiaan dan keadilan," imbuhnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved