Video Pemkot Pekalongan Gelar Festival Dialek Kalongan

Para peserta festival dialek kalongan menggunakan bahasa asli dialek Pekalongan digelar di ruangan amarta Setda Kota Pekalongan.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Suara tawa memecah heningnya ruangan amarta Setda Kota Pekalongan, saat para peserta festival dialek kalongan menggunakan bahasa asli Pekalongan. "Kotomono, pa ora, rakaiki dan ora kadlimoho," sering diucap oleh para peserta dalam acara tersebut.

Guyonan serta kritik sosial menggunakan dialek Pekalongan juga dipertunjukkan dalam ruang amarta. Festival dialek Pekalongan itu diadakan karena semakin memudarnya bahasa daerah, serta agar bahasa asli Pekalongan tidak hilang ditelan zaman.

Dalam acara, Iyeng Sri Setyawati Pengampu di Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Semarang, yang merupakan warga asli Pekalongan menjelaskan, pemuda Pekalongan sudah mulai meninggalkan dialek daerah. (*)

Lestarikan Dialek Daerah, Pemkot Pekalongan Gelar Festival Dialek Kalongan

Penulis: budi susanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved