DLH Kota Semarang Terapkan Pelayanan UKL-UPL Secara Online

DLH Kota Semarang mulai menerapkan pelayanan perizinan Upaya Pengelolaan Lingkungan–Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) secara online

DLH Kota Semarang Terapkan Pelayanan UKL-UPL Secara Online
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala DLH Kota Semarang membuka sosialisasi perizinan UKL-UPL secara online di Kantor dLH Kota Semarang, Senin (8/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mulai menerapkan pelayanan perizinan Upaya Pengelolaan Lingkungan–Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) secara online bagi penyelenggara usaha.

Kepala DLH Kota Semarang, Muthohar menerangkan, pelayanan secara online ini merupakan implementasi PP 24 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan. Perizinan UKL-UPL ini terintegrasi secara elektronik yang mana telah diterbitkan oleh lembaga Online Single Submission (OSS).

"Nanti pelaku usaha tidak perlu ke kantor DLH untuk izin UPL-UKL. Mereka hanya mengisi secara online," kata Muthohar usai sosialisasi pelayanan perizinan Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) secara online.

Lebih lanjut, Muthohar mengatakan aplikasi pelayanan online ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses informasi seputar izin lingkungan meliputi jenis dokumen lingkungan hidup, persyaratan, dan mekanisme. Layanan online ini juga menyediakan fasilitas konsultasi dengan forum interaksi langsung dengan petugas DLH.

"Nanti dalam sistem disediakan format formulir UKL-UPL untuk beberapa jenis usaha seperti industri, fasilitas pelayanan kesehatan, perkantoran, dan lainnya," terangnya.

Dia menambahkan, masyarakat yang telah melakukan registrasi dapat langsung mengajukan permohonan izin hanya dengan mengunggah persyaratan yang dibutuhkan. Adapun persyaratannya sama seperti persyaratan saat sebelum diberlakukan perizinan online.

"Adaya sistem ini semoga masyarakat dapar memperoleh kemudahan fakam mendapatkan rekomendasi atau izin lingkungan," katanya.

Kepala seksi Pengkajian Dampak Lingkungan DLH Kota Semarang, Glory Nasarani menuturkan, cara pengajuan izin online ini melalui website DLH. Untuk mengajukan izin, masyarakat harus mengajukan permohonan izin kepada Wali Kota melalui kepala instansi lingkungan hidup. Lalu, mereka harus mempersiapkan persyaratan diantaranya surat kesanggupan mengelola lingkungan, akta pendirian perusahaan, NPWP, dan lainnya. Jika persyaratan telah lengkap, masyarakat mengunggah seluruh persyaratan di website DLH.

"Jika substansi sesuai kriteria maka kami akan terbitkan persetujuan rekomendasi UKL-UPL maupun izin lingkungan," tambahnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved