Nyadran ke Makam Berusia 96 Tahun di Domas Salatiga, Kapolres Ajak Warga Jaga Tradisi

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengajak warga masyarakat supaya turut menjaga budaya, tradisi dan warisan leluhur.

Nyadran ke Makam Berusia 96 Tahun di Domas Salatiga, Kapolres Ajak Warga Jaga Tradisi
Istimewa
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono (tengah) saat menghadiri acara nyadran bersama warga di Makam Darun Naja Domas Salatiga Minggu (7/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengajak warga masyarakat supaya turut menjaga budaya, tradisi dan warisan leluhur.

Hal tersebut disampaikan AKBP Gatot manakala menghadiri acara nyadran ke makam Darun Naja Domas Salatiga Minggu (7/4/2019).

Menurut AKBP Gatot, kegiatan nyadran ini selain berhubungan dengan akhirat dan leluhur, juga bagian dari kebudayaan asli Nusantara.

"Ini juga peninggalan dari Walisongo, sehingga kita harus tetap mempertahankannya," terangnya dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (8/4/2019).

Dikatakan Kapolres, kebudayaan nyadran menunjukkan kekayaan dan keanekaragaman budaya Indonesia. Tapi tersebut kata dia, sangat perlu dilestarikan.

Pada kesempatan itu, AKBP Gatot berpesan supaya tokoh agama dan masyarakat bersama mewujudkan iklim yang sejuk dan kondusif di wilayah Kota Salatiga.

Ketua Yayasan Atthohiriyah H Muslih menyampaikan terimakasih kepada Polres Salatiga yang memberikan bantuan berupa peralatan makam. Ia menambahkan makam Domas ini sekarang sudah berusia sekitar 96 tahun.

"Mari kita jaga bersama, apabila dalam penyambutan ada kekurangan kami sebagai perwakilan dari pengurus memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.(ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved