Pemkab Pekalongan Kian Serius Bangun Wisata Tanggul Raksasa Sekitar Pantai Wonokerto, Ini Alasannya

Pada dasarnya fungsi tanggul untuk menahan banjir rob, adanya tanggul bisa menimbulkan multi efek, yaitu peningkatan perekonomian sektor pariwisata.

Pemkab Pekalongan Kian Serius Bangun Wisata Tanggul Raksasa Sekitar Pantai Wonokerto, Ini Alasannya
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Belum lama ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi beserta jajarannya meninjau lokasi proyek pembangunan tanggul raksasa penahan rob di sekitar Pantai Wonokerto untuk dikaji sebagai titik objek wisata baru di wilayahnya. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemkab Pekalongan akan lakukan kajian secara serius dalam upaya pemanfaatan tanggul raksasa penahan banjir rob sebagai penunjang objek wisata.

Tinjauan ke lokasi tanggul raksasa dan pesisir pantai di Kota Santri pun sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan, fungsi tanggul raksasa tidak hanya sebagai penahan banjir rob, namun ada fungsi penunjang lainnya.

"Pada dasarnya fungsi tanggul untuk menahan banjir rob. Namun adanya tanggul bisa menimbulkan multi efek, yaitu peningkatan perekonomian dari sektor pariwisata," paparnya, Senin (8/4/2019).

Asip menerangkan, tanggul akan dijadikan tempat wisata guna menunjang wisata Pantai Wonokerto Pekalongan.

"Maka dari itu, kami akan melakukan kajian secara komprehensif, terkait adanya pembangunan tempat pariwisata di tanggul yang ditargetkan rampung akhir 2019," jelasnya.

Kajian menurut Asip perlu dilakukan, karena jalur menuju Pantai Wonokerto melintasi tanggul tersebut.

"Hingga kini pantai tersebut semakin ramai. Setiap bulan ada 30 ribu orang berkunjung. Pemasukan setahun mencapai Rp 1,2 miliar dari kunjungan ke pantai itu," paparnya.

Dengan progres mencapai 85 persen, Asip akan segera merapatkan jajarannya untuk mengkaji pembangunan objek wisata di tanggul raksasa.

"Kami yakin pembangunan tanggul sesuai target dan akan segera mengkajinya, terkait bagaimana pemanfaatan adanya tanggul guna mendukung dunia pariwisata di Kabupaten Pekalongan," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved