Bisakah Wilayah Langganan Banjir Peroleh Dana Tanggap Darurat? BPBD Sebut Bukan Kategori Bencana

Banjir yang kerap terjadi di Desa Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal disorot BPBD Kabupaten Tegal terkait dana tanggap darurat.

Bisakah Wilayah Langganan Banjir Peroleh Dana Tanggap Darurat? BPBD Sebut Bukan Kategori Bencana
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Warga melintasi banjir setinggi sekitar satu meter di Desa Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Senin (8/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Banjir yang kerap terjadi di Desa Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal disorot Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kepala BPBD Kabupaten Tegal, Tedjo Kisworo menyebut, banjir langganan di desa tersebut bukanlah termasuk bencana alam.

Dia menilai, banjir yang kerap terjadi di sana disebabkan adanya pendangkalan saluran air, termasuk sungai kecil di sekitar Desa Banjaran.

"Yang terakhir banjir pada Senin (8/4/2019) malam. Di sana itu sudah langganan. Penyebabnya ternyata karena saluran mampet dan ada pendangkalan. Sehingga itu bukan masuk kategori bencana," kata Tedjo kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/4/2019).

Menurut dia, dana tanggap darurat tidak bisa cair untuk menangani banjir langganan di Desa Banjaran karena sifatnya tidak meluas.

Tedjo menjelaskan, banjir di Desa Banjaran bisa diminimalisir jika setiap warga sukarela maupun bergotong royong membersihkan saluran dan sungai yang mengalami pendangkalan itu.

"Warga bisa melakukannya. Dana desa (DD) juga sebenarnya bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Tedjo juga menyebut wilayah serupa yang kerap dilanda langganan banjir yakni Desa Mejasem Kecamatan Kramat.

Di sana, menurut dia, banjir langganan hampir sama, yakni disebabkan saluran air mampet dan dangkal.

"Intinya, dana tanggap darurat tidak semudah itu diberikan. BPBD hanya dialokasikan dana itu untuk kebutuhan pengadaan logistik. Itupun sifatnya benar-benar bencana alam yang berdampak luas," pungkas Tedjo. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved