Gubernur Ganjar Minta Syarat Surat Keterangan (Suket) Pengganti e-KTP Segera Disosialisasikan

"Dengan adanya putusan dari MK, maka masyarakat yang sudah melakukan perekaman dan memiliki Suket pengganti e-KTP bisa menggunakan hak pilihnya,"

Gubernur Ganjar Minta Syarat Surat Keterangan (Suket) Pengganti e-KTP Segera Disosialisasikan
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berdasarkan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP untuk mencoblos di Pemilu 2019 sudah berlaku final.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan keputusan yang sudah dikeluarkan oleh MK sangat adil dan progresif. Kebijakan ini bisa menjadi jembatan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya walaupun belum memiliki e-KTP.

"Dengan adanya putusan dari MK, maka masyarakat yang sudah melakukan perekaman dan memiliki Suket pengganti e-KTP bisa menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

Ia menambahkan, Suket juga bisa menjadi solusi pemilih untuk menyalurkan hak suaranya di TPS.

"Saya minta kepada teman-teman KPU dan Bawaslu, untuk memberi informasi-informasi pasca putusan MA. Nah, syarat-syarat ini kalau bisa segera disosialisasikan. Maka, publik menjadi tahu untuk syarat yang belum terpenuhi," tutur Ganjar.

Komisioner KPU Jawa Tengah, Diana Ariyanti, menambahkan KPU Jawa Tengah akan menyesuikan keputusan MK terkait penggunaan Suket untuk mencoblos di Pemilu 2019.

Hal itu menyusul adanya putusan judicial review UU Pemilu di MK, yang membolehkan suket pengganti KTP elektronik dipakai untuk mencoblos.

“KTP elektronik atau suket yang dikeluarkan Disdukcapil. Bukan kepala desa atau camat. Penggunaannya hanya di daerah setempat, sesuai dengan alamat pemilik KTP berasal. Jadi, kami  sampai hari ini masih mengacu pada putusan MK itu,” ucap Diana.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved