Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama yang Terapkan Pendidikan Antikorupsi, Pakar Hukum Acungkan Jempol

Beberapa pakar hukum di Jawa Tengah memberikan jempol atas sikap progresif politisi PDI Perjuangan tersebut

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama yang Terapkan Pendidikan Antikorupsi, Pakar Hukum Acungkan Jempol
YOUTUBE
Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pendidikan karakter dan antikorupsi resmi diterapkan kepada pelajar sekolah di Jawa Tengah.

Provinsi ini juga menjadi pionir dalam upaya mitigasi korupsi sejak dini di Indonesia.

Langkah yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk menerapkan program pendidikan karakter dan antikorupsi mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Beberapa pakar hukum di Jawa Tengah memberikan jempol atas sikap progresif politisi PDI Perjuangan tersebut.

Rektor dan pakar hukum Universitas Diponegoro Semarang, Yos Johan Utama, mengatakan yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah merupakan langkah kongkret dalam mencegah praktik korupsi.

Dengan adanya pendidikan karakter dan antikorupsi, Johan berharap generasi penerus bangsa bisa menjadi agen perubahan dan aktor untuk menghilangkan praktik korupsi di Indonesia.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah dalam upaya mitigasi korupsi sejak dini. Pendidikan karakter dan antikorupsi kepada anak-anak memang sangat penting dilakukan saat ini," ucapnya.

Ia menambahkan, secara pribadi maupun institusi Universitas Diponegoro akan mendukung penuh langkah yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah. Dirinya pun menegaskan siap membantu Pemprov Jawa Tengah untuk mensukseskan program ini jika diperlukan.

"Kami akan dukung penuh untuk tercapainya tujuan dari pendidikan karakter dan antikorupsi ini," tegasnya.

Di lain pihak, pakar hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes), Ali Masyar menjelaskan, pendidikan antikorupsi memang sudah lama dicanangkan oleh KPK. Apabila Jawa Tengah saat ini menerapkan, maka menjadi hal yang sangat positif.

Halaman
123
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved