Macet hingga 15 Km, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Pantura Semarang-Demak

Anggota kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat banjir di Jalan Pantura Semarang arah Kabupaten Demak.

Macet hingga 15 Km, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Pantura Semarang-Demak
Tribun Jateng/Jamal A Nashr
Polisi mengatur lalu lintas di Jalan Pantura Semarang arah ke Kabupaten Demak yang terendam banjir, Rabu (10/4/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat banjir di Jalan Pantura Semarang arah Kabupaten Demak.

Banjir telah menggenangi kawasan Genuk sejak empat hari lalu.

Kapolsek Genuk Kompol Zainul Arifin menyebutkan, ketinggian maksimal banjir di ruas Jalan Pantura mencapai 60 cm.

Tingginya genangan air menghambat laju kendaraan yang melintas.

"Ini Jalur Pantura, jalur padat, kita coba lakukan rekayasa lalu lintas."

"Antara lain menerapkan contra flow sehingga arus lalu lintas menjadi lancar," sebut Zainul, Rabu (10/4/2019).

Ia juga mengerahkan anggotanya untuk mengarahkan kendaraan kecil agar tidak melintasi Jalur Pantura.

Kendaraan kecil yang menuju Kota Semarang diarahkan untuk melintasi Jalan Wolter Monginsidi.

"Kemacetan ini terjadi hingga Kabupaten Demak kurang lebih sepanjang 15 km."

"Sementara arah sebaliknya kemacetan sampai memasuki arteri arah pelabuhan," jelasnya.

Sementara untuk kendaraan roda dua dari Kota Semarang menuju timur yang padat saat sore diarahkan melewati jalur alternatif di samping Mapolsek Genuk.

Jalan tersebut menghubungkan ke Jalan Wolter Monginsidi.

"Puluhan kendaraan roda dua yang mogok."

"Demikian juga dengan kendaraan roda empat yang mesinnya di bawah sehingga mengalami kemacetan mesin," ucapnya. (Jamal A Nashr)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved