Polres Salatiga Tandatangani Pakta Integritas, Pastikan Penerimaan Calon Anggota Polri Transparan

Seleksi penerimaan calon anggota Polri tahun ini secara resmi telah ditutup pada 28 Maret 2019.

Polres Salatiga Tandatangani Pakta Integritas, Pastikan Penerimaan Calon Anggota Polri Transparan
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono menyaksikan penandatanganan pakta integritas calon anggota polri di Mapolresta Salatiga, Rabu (10/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA-Seleksi penerimaan calon anggota Polri tahun ini secara resmi telah ditutup pada 28 Maret 2019.

Dalam rangka itu, peserta yang sudah dinyatakan lolos adminstrasi bersama orang tuanya sebelum mengikuti proses seleksi selanjutnya melakukan penandatangan pakta integritas.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono disela acara penandatangan pakta integritas mengatakan semakin berat dan kompleknya tugas polri kedepan dibutuhkan sumber daya yang kompeten serta memiliki integritas baik dan berdedikasi tinggi.

"Tidak lupa senantiasa siap dan mampu menjalankan tugas secara profesional untuk itu perlunya pakta integritas," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Mapolresta Salatiga Rabu (10/4/2019)

Dikatakan AKBP Gatot, pakta integritas yang dilakukan pula sebagai sarana mendapatkan calon anggota polri yang berkualitas, unggul dan kompetitif sehingga mampu menjadi personil polri promoter, berprestasi dan inovatif.

Ia menambahkan, seleksi penerimaan polri telah melalui berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, pengumuman, pendaftaran, penelitian, pemanggilan, pemeriksaan atau pengujian dan penentuan peserta didik.

"Hal tersebut sangat berperan penting dalam upaya mendapatkan calon siswa yang berkualitas, sehingga mampu melaksanakan tugas di institusi polri," katanya

AKBP Gatot menyebut rekrutmen polri  mengutamanakan prinsip bersih transparan, akuntabel dan humanis, karena masa depan polri akan ada ditangan mereka.

Pihaknya menegaskan bagi para calon anggota polri yang sampai sekarang masih mengikuti proses seleksi apabila telah resmi diterima nanti dapat bekerja secara profesional.

"Diluar itu tidak kalah penting bertanggung jawab, menjaga integritas, mengutamakan kepentingan NKRI. Lalu tidak menyalahgunakan wewenang, jabatan untuk kepentingan pribadi atau golongan," ujarnya

Siapapun yang menyatakan bisa membantu dalam proses seleksi lanjut Kapolres, supaya melaporkan kepada panitia dan pengawas apabila mengetahui atau menemukan adanya penyalah gunaan wewenang serta penyumpangan dalam pelaksanaan seleksi. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved