Reserse Narkoba Polrestabes Semarang Bongkar Peredaran Narkoba Berbekal Ciri Fisik, Ini Caranya

Reserse Narkoba Polrestabes Semarang berhasil meringkus tersangka pengedar narkoba jenis sabu 8 kilogram, hanya berbekal info ciri-ciri tubuh.

Reserse Narkoba Polrestabes Semarang Bongkar Peredaran Narkoba Berbekal Ciri Fisik, Ini Caranya
Istimewa
Tersangka kasus narkoba Rudy Rachman (terborgol) saat ditangkap di Apartemen Candiland Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rudy Rachman (32), tersangka peredaran narkoba jenis sabu yang ditangkap anggota Reserse Narkoba Polrestabes Semarang di Apartemen Candiland Semarang tidak kooperatif kepada penyidik.

Jawaban dari mulutnya lebih banyak tidak tahu dan tidak kenal.

Rudy Rachman masuk ke Kota Semarang melalui Bandara Ahmad Yani Semarang dari Banjarmasin menggunakan identitas palsu bernama M Malik.

Sebelum masuk ke Kota Semarang, polisi sudah mendapat informasi akan ada transaksi besar narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Bambang Yugo, langsung memerintahkan anggotanya mengumpulkan informasi detail.

Selain itu, pengintaian mulai dilakukan di titik masuk Kota Semarang seperti bandara, pelabuhan, stasiun, terminal dan perbatasan kota.

Pengintaian juga dilakukan di hotel, apartemen, hingga rumah kos.

"Informasi itu masuk sekitar tanggal 25 Maret 2019," kata Yugo, Rabu (10/4/2019).

Tersangka Peredaran Sabu Delapan Kilogram di Semarang Belum Mau Sebut Jaringannya

Polisi sudah memegang ciri ciri fisik tersangka sebelum masuk ke Kota Semarang.

Berbekal informasi ciri-ciri fisik inilah polisi melakukan pengintaian di hampir seluruh titik keramaian di Kota Semarang.

Halaman
1234
Penulis: muh radlis
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved