Revisi Perda RTRW Kabupaten Batang Memasuki Tahap Akhir, Bupati: Lebih Cepat Lebih Baik

Revisi Perda Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang Tahun 2011-2030, memasuki tahap terakhir.

Revisi Perda RTRW Kabupaten Batang Memasuki Tahap Akhir, Bupati: Lebih Cepat Lebih Baik
ISTIMEWA
Bupati Batang Wihaji saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral Kementerian ATR/BPN di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang Tahun 2011-2030, memasuki tahap terakhir.

Kabar itu disampaikan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN RI Abdul Kamarzuki dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (10/4/2019), Abdul Kamarzuki mengatakan, RTRW harus menjadi komitmen bersama kepala daerah karena rencana tata ruang (RTR) bersifat hirarkis dan komplementer.

RTRW kabupaten-kota dapat digunakan sebagai instrumen perizinan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya.

"RTRW secara hirarkis ditetapkan dengan produk hukum lebih tinggi menjadi acuan dari RTR yang ditetapkan dengan produk yang lebih rendah," terangnya.

Secara komplementer saling melengkapi, lanjutnya, rencana tata ruang yang lebih rinci melengkapi RTR bersifat makro.

Dikatakannya, untuk RTRW Kabupaten Batang sudah berkali-kali dibahas.

Sehingga bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya, namun tetap harus melihat pola ruang lingkungan hidupnya.

"Secara teknis tetap dibahas agar tidak ada perbedaan dengan provinsi dan tidak ada masalah," jelasnya.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah bersabar, karena RTRW itu untuk kemajuan daerah.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved