Stok Beras Perum Bulog Drive Jawa Tengah Tercukupi Hingga September 2019, Termasuk Kebutuhan Lebaran

Perum Bulog Divre Jawa Tengah memastikan stok bahan pangan untuk Ramadan dan Lebaran 2019 aman.

Stok Beras Perum Bulog Drive Jawa Tengah Tercukupi Hingga September 2019, Termasuk Kebutuhan Lebaran
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jawa Tengah, Juaheni secara simbolis menyerahkan paket pangan murah kepada warga yang tinggal di sekitar Gudang Bulog Palebon Subdivre Semarang, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perum Bulog Divre Jawa Tengah memastikan stok bahan pangan untuk Ramadan dan Lebaran 2019 aman.

Bahkan stok diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan lima bulan mendatang karena ada 100 ribu ton, baik beras premium maupun medium.

Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jawa Tengah, Juaheni mengatakan, stok bahan pangan di gudang Bulog sangat mencukupi untuk kebutuhan momentum Ramadan dan Lebaran.

Tidak hanya beras, Perum Bulog Divre Jawa Tengah juga memiliki produk lain yang siap digelontorkan untuk kegiatan Ramadan sekaligus Lebaran.

Seperti minyak goreng, gula, tepung, hingga daging.

"Stok beras yang kami miliki cukup untuk kurun waktu tiga sampai lima bulan, masih aman. Sedangkan untuk penyerapannya, pada panen April 2019 cukup bagus. Rata-rata 2 ribu ton per hari," ungkap Juaheni, kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/4/2019).

Adapun penyerapan di Semarang pada April 2019 sebanyak 750 ton.

Lalu disusul daerah lain seperti Pekalongan, Surakarta, dan Pati.

"Stok beras Perum Bulog yakni untuk beras PSO (public service obligation) sebanyak 104.207 ton. Beras komersial sebanyak 10.622 ton, 2.066 ton gula, 10,74 ton daging kerbau, 78,651 ton minyak goreng, 26 ton bawang merah, 0,10 ton daging ayam, dan 9,96 ton telur," paparnya.

Sedangkan untuk pengadaan Perum Bulog sampai 8 April 2019, seperti gabah PSO berjumlah 3,697 ton.

Gabah komersial 206 ton, beras PSO 10,430 ton, dan beras Komersial 3,440 ton.

Jadi total 16,349 ton atau 5,63 persen dari target 2019.

"Operasi pasar tetap kami lakukan melalui kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH). Semoga tidak akan terjadi kenaikan yang berarti untuk keperluan Lebaran," pungkasnya. (Desta Leila Kartika)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved