Usai UNBK, Wakil Bupati Pati: Anak Muda Harus Mau Membangun Desa

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menghadiri pembukaan program Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Pati 2019 di Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati.

Usai UNBK, Wakil Bupati Pati: Anak Muda Harus Mau Membangun Desa
Istimewa
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menghadiri pembukaan program Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Pati 2019 di MI Mansyaul Ulum, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menghadiri pembukaan program Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Pati 2019 di MI Mansyaul Ulum, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati, Rabu (10/4/2019).

BPUN merupakan lembaga bimbingan belajar intensif yang diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA/sederajat di Kabupaten Pati dan sekitarnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Program BPUN Pati 2019 diikuti 70 peserta yang merupakan siswa kelas XII atau lulusan SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Safin, panggilan akrab Saiful Arifin, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, program tersebut dapat mencetak generasi muda yang berkompetensi dalam berbagai bidang keilmuan.

Ia juga berharap, para peserta dapat mengikuti bimbingan belajar tersebut secara disiplin.

"Adik-Adik harus disiplin. Mumpung ada kesempatan, ada yang membimbing, dan ada yang peduli pada keberlangsungan pendidikan Adik-Adik. Mudah-mudahan lolos PTN semua," harap Safin.

Awalnya Sepasang Kekasih Ini Mengurus SKCK, Malah Nekat Curi HP di Parkiran Mapolres Pati

Safin juga berharap para peserta BPUN 2019, ketika telah diterima di perguruan tinggi, nantinya dapat menjadi contoh bahwa mahasiswa asal Pati bisa berprestasi.

"Kalau sudah berilmu, saya harapkan nantinya dapat berkiprah sesuai bidang keilmuan masing-masing," ungkapnya.

Tak lupa, Safin juga menitipkan harapan kepada para peserta BPUN agar nantinya mereka mau berkontribusi membangun desa asal mereka.

"Anak muda harus mau membangun desa. Selama ini banyak lulusan asal Pati yang merantau keluar kota. Dan ketika sudah sukses di sana, banyak yang tidak mau kembali ke desanya. Sehingga di desa tinggal yang sepuh-sepuh dan sudah tidak begitu produktif," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved