Wali Kota Hendi Sambangi Tambakrejo Semarang untuk Berbagi Bersama Masyarakat

Rabu (10/4), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) menyambangi wilayah Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang.

Wali Kota Hendi Sambangi Tambakrejo Semarang untuk Berbagi Bersama Masyarakat
ISTIMEWA
Rabu (10/4), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) menyambangi wilayah Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rabu (10/4), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) menyambangi wilayah Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang.

Adapun Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari merupakan salah satu wilayah di sekitar Jalan Kaligawe Kota Semarang.

Adapun Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut bersama RSWN menggelar kegiatan bhakti sosial untuk membantu masyarakat sekitar.

Tak kurang dari 1.000 paket sembako pun dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan yang dilaksanakan pada halaman Masjid Terboyo, Tambakrejo, Kota Semarang itu

Intensitas hujan tinggi dalam waktu yang lama hingga menyebabkan sungai Tenggang meluap sendiri disebut sebagai salah satu faktor penyebab banjir yang melanda wilayah Tambakrejo.

Disamping itu tidak berfungsinya pompa air pada Sungai Tenggang di bawah koordinasi BBWS Pemali - Juana juga menjadi faktor sistem pengendali banjir di wilayah tersebut tidak berjalan.

Hal tersebut juga diperparah dengan salah satu anak sungai di Gebanganom yang meluap dan mengalir ke Sungai Sringin dan Sungai Tenggang .

Terkait hal tersebut, Hendi sendiri menyakini jika kondisi banjir telah berangsur surut, pasalnya pompa air yang ada telah difungsikan kembali, setelah dirinya berkoordinasi dengan BBWS Pemali – Juana.

“BBWS sebulan lalu menyampaikan kepada kami, pembangunan lantai hisap akan dimulai. Dampak dari pembangunan tersebut, semua pompa tidak bisa optimal, perkiraannya sampai bulan Mei," papar Wali Kota Semarang tersebut.

"Namun kemarin kami minta kepada BBWS Pemali – Juana untuk menghentikan proyek tersebut dulu, sebabnya melihat rob yang sangat tinggi, fokus pada penanganan banjir menjadi yang terpenting, dan Alhamdulillah... kini sudah mulai bekerja lagi pompanya,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved