Bupati Asip Sebut Dunia UMKM di Pekalongan Semakin Berkembang

Kabupaten Pekalongan tidak hanya dikenal sebagi Kota Santri, namun juga satu di antar daerah dengan industri batik terbesar.

Bupati Asip Sebut Dunia UMKM di Pekalongan Semakin Berkembang
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi saat menghadiri acara pembinaan pendamping PKH di aula Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunjateng.com, Budi Susanto

TRIBUJATENG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan tidak hanya dikenal sebagi Kota Santri, namun juga satu di antar daerah dengan industri batik terbesar.

Kota Santri memiliki jumlah penduduk mencapai 876 ribu jiwa, dan mayoritas masyarakat bergelut di bidang konveksi.

Hal tersebut membuat perdagangan terus berkembang di Kabupaten Pekalongan, termasuk dunia UMKM.

Hasil Quarter Final Liga Champion Semalam MU vs Barcelona - Menang Berkat Gol Bunuh Diri

Hasil Quarter Final Liga Champion Semalam Ajax vs Juventus - Pemuda Brasil Buyarkan Kemenangan Juve

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan, terdapat 32 ribu lebih pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan.

"Atmosfer wirausaha di Kabupaten Pekalongon tahun ini semakin baik. Didukung dengan para pelaku industri, dunia UMKM di Kota Santri semakin menunjukkan perkembangannya," paparnya, Rabu (10/4/2019).

Dengan adanya berbagai event tingkat nasional, serta internasional seperti world sufi forum yang baru saja digelar. Asip berharap Kota Santri menjadi jujukan wisatawan.

"Semoga saja Kabupaten Pekalongan semakin dikenal dunia, dengan begitu UMKM akan semakin berkembang. Karena sasaran kunjungan wisatawan selain tempat wisata yaitu berbelanja," katanya.

Baik dunia pariwisata serta UMKM, ditambahkan Asip, terus digenjot Pemkab Pekalongan melalui sejumlah program.

"Untuk pariwisata kami terus kembangkan beberapa obyek wisata seperti Telaga Sigebyar. Sedangkan UMKM kami kelompok dan akan dikelola oleh BUMdes agar semakin berkembang. Kami ingin menjadikan Kota Santri sebagai magnet kunjungan pelancong baik lokal maupun internasional," tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved