Dishub Surakarta Sesuaikan Durasi Traffic Light Simpang Jenderal Sudirman, Minimalisir Kemacetan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) Jalan Jenderal Sudirman, atau kawasan Balai Kota.

Dishub Surakarta Sesuaikan Durasi Traffic Light Simpang Jenderal Sudirman, Minimalisir Kemacetan
ISTIMEWA
Peta manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) Jalan Jenderal Sudirman Kota Surakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) Jalan Jenderal Sudirman, atau kawasan Balai Kota, Kamis (11/4/2019).

Pemberlakuan MRLL itu berkaitan proses perawatan jalan jelang tahap akhir pada 15 April 2019, atau empat hari lagi.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Mudo Prayitno menjelaskan, pemberlakuan MRLL tiap pukul 10.00, sesuai jadwal perawatan batu andesit koridor Jalan Jenderal Sudirman.

"Untuk arus kendaraan dari Pasar Gedhe ke arah Gladak (melalui Jalan Jenderal Sudirman) ada pengecualian. Hanya sepeda motor dan becak yang boleh. Kalau mobil, kami arahkan ke Jalan Ketandan," ujar Mudo.

Masih terkait itu, Mudo menambahkan potensi penyebab kemacetan di sejumlah titik persimpangan.

Dia menyebut ada empat titik yang sangat berpotensi macet pada jam tertentu.

Meliputi kawasan bundaran Jam Pasar Gedhe, Simpang Empat Ketandan, Loji Wetan, dan Jalan Jenderal Sudirman.

"Kami sudah membuat solusi dengan penyesuaian durasi traffic light di Simpang Jenderal Sudirman dan Ketandan. Ini untuk mengurai kepadatan arus kendaraan," jelasnya.

Pantauan Tribunjateng.com, ada penutupan jalan di bundaran Jam Pasar Gedhe.

Penutupan jalan itu menggunakan barikade.

Disediakan sekat kosong sekitar 1,5 meter untuk jalur sepeda motor dan becak ke arah Balai Kota Solo. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved