Ganjar Komentari Prabowo Soal Batal Kampanye di Simpang Lima: Pak Jokowi juga Tak Boleh di Situ

Ganjar mengatakan, batalnya kampanye karena Lapangan Simpang Lima tidak boleh digunakan untuk kegiatan partai politik

Ganjar Komentari Prabowo Soal Batal Kampanye di Simpang Lima: Pak Jokowi juga Tak Boleh di Situ
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2019 Dinas Kesehatan Jawa Tengah di hotel MG Setos Semarang, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut berkomentar terkait batalnya kampanye terbuka pasangan calon Presiden 02 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Rencananya, kampanye akbar di Lapangan Pancasila atau Simpang Lima Semarang itu menjadi kampanye pamungkas pasangan Prabowo-Sandi.

Ganjar mengatakan, batalnya kampanye karena Lapangan Simpang Lima tidak boleh digunakan untuk kegiatan partai politik.

Penentuan lokasi adalah wewenang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

"Kemarin kita cek ke walikota, mereka tidak bisa mengizinkan karena lokasi kampanye sudah ditentukan oleh KPU. Jadi semua kewenangan ada di KPU," kata Ganjar, Kamis (11/4/2019).

Pria 50 tahun ini menjelaskan, pihak Pemerintah Jawa Tengah tidak membuat peraturan yang mengatur lokasi-lokasi kampanye.

Semua titik kampanye ditentukan oleh KPU berdasarkan peraturan dari Wali Kota Semarang.

Ganjar menilai jika ada pihak yang menuduhnya menerbitkan aturan adalah tidak benar. Pihaknya tidak pernah memberikan kebijakan pelarangan kampanye.

"Gubernur itu tidak punya kewenangan mengizinkan, yang mengizinkan walikota," tambahnya.

KPU Kota Semarang sendiri telah mengatur 43 titik yang boleh dijadikan lokasi kampanye.

Halaman
12
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved