Pantauan Sepekan Jelang Pencoblosan, Kapolres Salatiga: Hoaks Kian Merajalela di Medsos

Sepekan menjelang pelaksanaan pemilu, beberapa ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada ruang digital kian mendominasi.

Pantauan Sepekan Jelang Pencoblosan, Kapolres Salatiga: Hoaks Kian Merajalela di Medsos
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sepekan menjelang pelaksanaan pemilu, beberapa ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada ruang digital kian mendominasi.

Bentuknya adalah peredaran berita bohong atau hoaks.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, bukan tidak mungkin hoaks bakal makin merajalela.

"Polri memperkirakan berita-berita yang meresahkan serupa akan terus bermunculan, baik SMS broadcasting yang umumnya adalah black campaign maupun negatif campaign," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/4/2019).

Belum lagi kata dia, black campaig tidak hanya menyerang individu tertentu.

Pemerintah dan KPU sebagai penyelenggara pemilu pun demikian sehingga apabila tidak disikapi bisa berdampak buruk.

"Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat supaya turut serta berperan dalam mengklarifikasi kepada warga lain apabila ada hal informasi semacam itu," katanya.

Ia menambahkan, beberapa isu negatif seperti KTP palsu yang tercecer, kontainer berisi surat suara tercoblos, sampai terakhir tentang server KPU telah dikondisikan untuk memenangkan salah satu paslon kasusnya sudah diungkap serta pelakunya ditangkap.

Karena itu lanjutnya, Polri mengingatkan masyarakat apabila terlibat menyebarkan berita atau pemberitahuan bohong dapat dikenakan pidana dimana ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Bilamana yang disebarkan mengandung ujaran kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), akan dikenakan hukuman penjara paling lama 6 tahun," jelasnya. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved