PNS Magelang Ditemukan Tewas di Toilet Terminal Wonosobo, Inilah Identitasnya

Seorang pria, Bandi (58), warga Kampung Sumberan Barat, RT 006 / RW 002, Kecamatan Wonosobo, yang juga merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS)

PNS Magelang Ditemukan Tewas di Toilet Terminal Wonosobo, Inilah Identitasnya
Istimewa
Petugas kepolisian mengevakuasi dan melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah korban, di toilet terminal Wonosobo. (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - ‎ Seorang pria, Bandi (58), warga Kampung Sumberan Barat, RT 006 / RW 002, Kecamatan Wonosobo, yang juga merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) Subdensibang Magelang‎, ditemukan tewas di toilet umum terminal tipe A Mendolo, Wonosobo, Rabu (10/4) malam.

Sontak, penemuan jenazah ini membuat geger penumpang dan warga lain yang kebetulan berada di terminal induk Kota Bunga itu.

Mendapat laporan, petugas Polres Wonosobo dipimpin Kanit SPKT 2, Aiptu Wagiyo, pun mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tak hanya itu, tim Inafis dan tim medis juga langsung datang ke lokasi kejadian.

"Tindakan polisi yang diambil, mengamankan TKP, mencatat saksi-saksi, bersama identifikasi Polres Wonosobo dan dokter dari RSUD KRT Setjonegoro melakukan pemeriksaan terhadap korban," ujar Aiptu Wagiyo, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/4).

Dituturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari Dokter Danang Sananto Sasongko, yang merupakan Plt Direktur RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo sekaligus Kepala Puskesmas Wonosobo 1, tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan di tubuh korban. Diduga orang tersebut meninggal karena sakit jantung.

"Pihak keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi dan sudah menerima dan tidak akan menuntut siapapun," ujarnya.

Saksi yang menemukan jenazah korban pertama kali adalah Sukur Pujiono (43), warga Larangan RT 007 / RW 003, Desa Bomerto, Kecamatan Wonosobo. Ia merupakan ‎seorang pedagang yang juga penjaga toilet di terminal.

Serta, Tatik (42), juga seorang pedagang, yang merupakan warga RT 003 RW 003, Desa Bomerto, Kecamatan Wonosobo.

"Korban ditemukan meninggal sekitar pukul 18.45. Korban meninggal dalam posisi terduduk menyender ke tembok toilet," kata Sukur, kepada petugas kepolisian.‎

Dikatakan, saat sedang membersih toilet, Sukur melihat ada seorang laki-laki masuk di toilet lainya.

Namun, setelah ditunggu sekitat setengah jam, ternyata orang itu tidak keluar dari toilet tersebut.

Akhirnya, Sukur berupaya membuka paksa pintu toilet dan melihat orang tersebut duduk di closet, dengan posisi tubuh menyender ke tembok.

"‎Saya sangat kaget. Namun tak berani mengecek kondisi korban. Akhirnya saya memanggil Tatik untuk memastikan kondisi korban," tuturnya.

Saat ditemukan, Sukur sudah berupaya mengajak komunikasi orang tersebut, tapi tak memberikan respons apapun. Diduga korban telah meninggal dunia. (yan)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved