Sempat Disegel, Pasar Bojong Akhirnya Diresmikan Bupati Tegal

Pasar yang berlokasi di dataran tinggi itu diresmikan langsung oleh Bupati Tegal, Umi Azizah

Sempat Disegel, Pasar Bojong Akhirnya Diresmikan Bupati Tegal
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Sempat Disegel, Pasar Bojong Akhirnya Diresmikan Bupati Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Meski sempat disegel oleh rekanan karena baru terbayar 80 persen dari nilai proyek, Pasar Bojong yang berlokasi di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal akhirnya tetap diresmikan, Kamis (11/4/2019).

Pasar yang berlokasi di dataran tinggi itu diresmikan langsung oleh Bupati Tegal, Umi Azizah.

Umi berpesan agar para pedagang yang akan menempati pasar baru senilai Rp 12.6 miliar itu bisa menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan di dalamnya.

"Dan harus bisa punya daya tarik agar pembeli datang ke pasar tradisional," kata Umi kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/4/2019).

Program revilitasi pasar ini, kata Umi, diharapkan mampu mengubah gambaran soal pasar tradisional menjadi pasar ramah dan pasar segar.

Sebab, menurut dia, pandangan masyarakat beranggapan bahwa pasar tradisional itu kumuh.

"Pasar tradisional harus bisa bersaing dengan pasar modern," tandas umi.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Koprasi, dan UKM, Suspriyati menyebut, pada pasar ini terdiri dari 71 ruangan kios, 310 loos utama, 221 loos basement, dan kantor UPTD pasar.

Setelah diresmikan, pasar yang dibangun oleh Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diperkimtaru) itu akan dialihkan ke Dinas Perdagangan, Koprasi, dan UKM untuk pengelolaan selanjutnya.

Dalam hal ini, Suspri, sapaan akrabnya juga mengusulkan untuk penyempurnaan pasar di tahun 2020 ke Bupati Tegal sebesar Rp 10 miliar.

"Saya juga meminta supaya di anggaran perubanan ini ada dana perawatan pasar," harap dia. (TRIBUN JATENG/GUM).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved