Ukur Kemampuan Fisik Prajurit, Kodim Brebes Gelar Tes Kesegaran Jasmani Periodik I 2019

Seluruh personel Kodim 0713 Brebes golongan Bintara dan Tantama mengikuti Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun 2019.

Ukur Kemampuan Fisik Prajurit, Kodim Brebes Gelar Tes Kesegaran Jasmani Periodik I 2019
Istimewa
Personel Kodim 0713 Brebes mengikuti tes kesegaran jasmani yang dilakukan Korem 071 Wijayakusuma di Gor Trisanja Kabupaten Tegal, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Seluruh personel Kodim 0713 Brebes golongan Bintara dan Tantama mengikuti Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun 2019 oleh bidang Jasmani Militer Korem 071 Wijayakusuma di GOR Trisanja Kabupaten Tegal, Kamis (11/4/2019).

Sebelum pelaksanaan Garjas, diawali dengan pengukuran tensi darah oleh tim Kesehatan DKT Pagongan.

Dari hasil tensi, personel yang dinyatakan memenuhi syarat oleh tim medis diperbolehkan mengikuti Garjas sedangkan yang tidak memenuhi syarat tidak diperbolehkan.

Pasipers Kapten Inf Kunpriyanto menegaskan, tes Garjas dilaksanakan untuk untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan masing-masing prajurit.

Sedangkan tes Garjas sendiri untuk mengetahui kemampuan fisik prajurit.

Bupati Brebes Minta 318 CPNS yang Terima SK Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat  

"Ini untuk meningkatkan kemampuan fisik dan ketangkasan prajurit Kodim 0713 Brebes guna menunjang pelaksanaan tugas pokok," katanya, dalam keterangan tertulis.

Ia menuturkan, tes Garjas kali ini meliputi tes kesegaran A yaitu lari waktu 12 menit, dan tes kesegaran B yakni Pull up, Sit up, Push up, dan Shutle run, serta renang dasar 50 meter.

Lebih lanjut Pasipers mengatakan, tantangan tugas yang dihadapi ke depan di satuan kewilayahan semakin berat.

Hal ini tentunya dibutuhkan fisik yang prima dalam pelaksanaan tugas tersebut.

"Oleh karena itu, dibutuhkan pembinaan fisik secara teratur, salah satunya melalui pelaksanaan tes garjas periodik ini," jelasnya.

Dalam pelaksanaan tes Garjas ini, seluruh prajurit diambil nilainya secara perorangan.

Apabila ada prajurit yang belum mencapai standar nilai kelulusan yang sudah ditetapkan, prajurit yang bersangkutan akan dilaksanakan pembinaan fisik tersendiri dan diberikan pelatihan secara khusus sampai mencapai nilai yang ditentukan oleh TNI Angkatan Darat. (nal)

Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved