Bandara Semarang : Jadi Peluang Positif Datangkan Wisman Pemprov Jateng

Pemprov Jateng terus memacu perkembangan sektor pariwisata lewat optimaliasi berbagai infrastruktur pendukung yang dimiliki.

Bandara Semarang : Jadi Peluang Positif Datangkan Wisman Pemprov Jateng
SHUTTERSTOCK Via Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pemprov Jateng terus memacu perkembangan sektor pariwisata lewat optimaliasi berbagai infrastruktur pendukung yang dimiliki.

Hal itu diungkapkan Sekda Jateng, Sri Puryono. Ia meyakini, sektor pariwisata mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi strategis bagi daerah.

Menurut dia, pariwisata juga bisa mendorong pertumbuhan pembangunan wilayah yang memiliki potensi alam dan potensi sejarah.

"Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, dalam pembukaan Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Hasil Riset Strategi Pengembangan Pariwisata Jateng, di Gedung BI Jateng, Kamis (11/4).

Dia menyebutkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada Januari-November 2018 sebanyak 20.829 orang, turun 2.122 orang atau 9,25 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebanyak 22.951 orang.

Sebaliknya, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang mengunjungi Jateng naik sekitar 24 persen pada 2018 mencapai 49,76 juta orang, dari periode sama tahun sebelumnya sebanyak 40.11 juta orang.

Padahal, Sri Puryono menuturkan, Bandara Ahmad Yani yang baru sebagai infrastruktur pendukung, memiliki daya tampung lebih banyak, nyaman, dan bagus.

Selain itu, rute-rute internasional yang langsung dari dan ke Semarang mampu memberikan peluang positif mendatangkan wisman.

Sementara dari transportasi air melalui Pelabuhan Tanjung Emas, tercatat semakin banyak kapal pesiar yang berlabuh, serta reaktivasi beberapa jalur kereta api di Jateng yang sebelumnya tidak difungsikan.

"Kalau daerah atau wilayah itu ingin berkembang, kembangkan perdagangan, kemudian kembangkan pariwisata dan investasi. Sektor pariwisata sangat penting,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved