Bawaslu Kabupaten Pekalongan : Saat Nyoblos Dilarang Bawa HP Berkamera

Bagi masyarakat yang akan mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilarang membawa handphone berkamera

Bawaslu Kabupaten Pekalongan : Saat Nyoblos Dilarang Bawa HP Berkamera
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Warga Kabupaten Pekalongan sedang melakukan simulasi pencoblosan di TPS Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Bagi masyarakat yang akan mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilarang membawa handphone berkamera. Hal tersebut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses pencoblosan.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ahmad Zulfahmi, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak membawa handphone berkamera.

Apabila ada yang membawa handphone agar dititipkan di petugas tempat pemungutan suara (TPS).

"Iya, memang dilarang membawa HP saat masuk ke bilik, dan nantinya ada petugas yang menyediakan tempat penitipan HP seperti rak,” kata Zulfahmi kepada Tribunjateng, Jumat (12/04/2019).

Menurut Zulfahmi tujuan dari pelarangan membawa handphone ke bilik suara adalah untuk menjaga independensi, karena pemilu sifatnya rahasia. Kemudian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai saat mencoblos ada yang ambil foto bahkan menvideokan,”ujarnya.

Selain dilarang membawa Handphone, masyarakat yang akan mencoblos juga dilarang memakai atribut partai atau caleg. Sebab tidak ada lagi masa kampanye bagi calon.

“Masyarakat juga dilarang memakai atribut partai saat datang ke TPS. Apabila ada yang memakai atribut maka petugas akan meminta untuk ganti pakaian terlebih dahulu karena TPS adalah tempat yang steril dari atribut,”ujar Zulfahmi Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved