Disdik Kota Semarang Akan Gratiskan 10 Sekolah Swasta, Ini Syaratnya

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bakal memberikan bantuan untuk sekolah gratis menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020

Disdik Kota Semarang Akan Gratiskan 10 Sekolah Swasta, Ini Syaratnya
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Wali Kota Semarang Hendi meninjau SMPN 34 Semarang, Rabu (5/12/2018). Dirinya terlihat berbincang dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri dan Kepala Sekolah SMPN 34 Semarang Mukayat. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bakal memberikan bantuan untuk sekolah gratis menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 kepada 10 sekolah swasta.

Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, 10 sekolah swasta tersebut terdiri dari SD dan SMP di Kota Semarang. Saat ini, pihaknya mulai mendata sekolah swasta yang dinilai perlu dibantu oleh Pemerintah Kota (Pemkot).

"Saat ini baru kami kumpulkan dan kami kaji. Ada beberapa SD yang baru kami data," tutur Gunawan, Jumat (12/4/2019).

Lebih lanjut, Gunawan memaparkan, tidak semua sekolah swasta bersedia diberikan sekolah gratis.

Sebab, program sekolah gratis ini adalah sekolah standar minimal. Jika sekolah swasta sudah bonafit, mereka tentu lebih memilih membebankan kepada siswanya.

"Kalau sekolah ingin lebih maju pasti tidak mungkin standar minimal. Sehingga, kalau ingin lebih maju butuh dana dari berbagai pihak," ujarnya.

Adapun jika sekolah sudah mengikuti program gratis dari pemerintah, lanjut Gunawan, pihak sekolah tidak diperbolehkan menarik sumbangan kepada siswanya.

Mereka hanya boleh mendapatkan tambahan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR), paguyuban, ikatan alumni, atau lain yang sifatnya tidak membebankan siswa.

"Kalau sudah ikut program gratis tidak boleh tarik biaya yang mengikat kepada siswanya," tegasnya.

Dia menambahkan, Disdik perlu menelaah lebih dalam serta memperhitungkan kebutuhan siswa dan jumlah siswa agar dana operasional bagi sekolah swasta ini bisa tepat sasaran.

"Nanti kami hitung berapa kebutuhan sekolah itu dan diperhitungkan dengan jumlah siswanya," sebutnya.

Sebelumnya, wacana sekolah swasta gratis ini telah disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Program sekolah gratis ini diharapkan bisa menekan angka putus sekolah di Kota Semarang. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved