Untuk Tujuan Ini Polisi dan Pejabat Pemerintahan Dilarang Masuk Areal TPS Saat Pencoblosan

Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Tegal harus steril dari aparat kepolisian dan pejabat pemerintahan.

Untuk Tujuan Ini Polisi dan Pejabat Pemerintahan Dilarang Masuk Areal TPS Saat Pencoblosan
ISTIMEWA
Apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 Kabupaten Tegal, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Tegal harus steril dari aparat kepolisian dan pejabat pemerintahan.

Saat hari pencoblosan, 17 April 2019, sekitar 4.533 TPS di Kabupaten Tegal, selain masyarakat yang hendak menggunakan hak pilihnya, hanya diperbolehkan bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS), anggota Satlinmas, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Aparat kepolisian dan pejabat pemerintahan tidak boleh masuk di dalam areal TPS meski tujuannya untuk pengamanan.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto menuturkan, para personelnya saat bertugas di hari pencoblosan nanti akan mengawal keamanan di luar TPS.

"Maksimal radius 50 meter di luar TPS. Dua personel kami akan menjaga 14 TPS. Polisi tidak bisa dan tidak boleh masuk ke TPS. Di sana benar-benar steril," terang AKBP Dwi kepada Tribunjateng.com, Jumat (12/4/2019).

Dia menjelaskan, anggota kepolisian diperbolehkan masuk ke TPS apabila ada permintaan dari KPPS (tim inti di dalam TPS).

Jika tidak ada permintaan atau panggilan, kata Dwi, anggota kepolisian tidak diperkenankan masuk ke lingkungan TPS.

"Boleh, tapi hanya di luar TPS. Kini, kami mendapat bantuan 51 anggota Bintara Remaja dari Polda Jateng," sambung dia.

Soal pergeseran pasukan (Serpas), dia mengatakan akan diselenggarakan pada 15 April 2018 mendatang atau H-2 jelang pencoblosan.

Dalam pelaksanaan, pihaknya pun akan dibantu personel Brimob Polda Jateng dan akan tiba di Kabupaten Tegal pada saat Serpas.

"Dari Polres Tegal ada 471 personel, BKO Polda Jateng 247 personel, Brimob 60 personel, ditambah dari TNI ada 100 personel," pungkasnya. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved