Ustadz dan Ustadzah di Kabupaten dan Kota Pekalongan Terima Insentif dari Pemprov Jateng

Para guru ngaji itu terlihat bahagia karena baru pertama kali menerima bantuan tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ustadz dan Ustadzah di Kabupaten dan Kota Pekalongan Terima Insentif dari Pemprov Jateng
IST
Bupati Asip Kholbihi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin memberikan bantuan kepada Guru Ngaji di Pondok Pesantren Walindo Boyoteluk Kecamatan Siwalan, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN – Senyum semringah terpancar dari wajah 2.000an guru keagamaan di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hadir pada acara Silaturahmi Wakil Gubernur Jateng dengan Ustaz/ Ustazah se-Kabupaten dan Kota Pekalongan.

Para guru ngaji itu terlihat bahagia karena baru pertama kali menerima bantuan tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kergiatan dilangsungkan di Pondok Pesantren Walindo Boyoteluk Kecamatan Siwalan, Kamis (11/4/2019). Dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Plt. Kabag Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Ahyani, Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan Kasiman Mahmud Desky, M.Ag, para pengasuh pondok pesantren di Kabupaten dan Kota Pekalongan.

Plt. Kabag Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Ahyani dalam sambutannya atas nama Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah menjelaskan, jumlah guru keagamaan Kabupaten Pekalongan yang menerima bantuan insentif pada tahun 2019 sebanyak 7.447 orang, sedangkan di Kota Pekalongan sebanyak 2.497 orang.

“Pada tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp205,35 miliar untuk bantuan insentif kepada 171.131 orang ustaz/ ustazah,” ujarnya.

Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur telah mendata guru keagamaan yang valid dan akan dianggarkan dalam anggaran di Provinsi Jawa Tengah.

“Tentu saya hari ini sebagai tuan rumah menyampaikan ucapan terima kasih atas program Provinsi Jawa Tengah yang baik itu. Semoga program itu akan membantu kita semua, minimal Pemprov sudah memulai dari yang dulunya tidak ada,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menuturkan Gus Yasin punya misi besar dalam memajukan dunia pedidikan Islam khususnya pondok pesantren, madrasah diniyah dan TPQ, madrasah awaliyah dan lain-lain.

“Misi beliau adalah bagaimana agar anak-anak kita cerdas, tidak sekedar menguasai ilmu umum akan tetapi juga ilmu agama. Maka dari itu kita dukung dan sukseskan program beliau,” tutur Bupati.

Bupati menjelaskan TPQ/Madin di Kabupaten Pekalongan berjumlah 1.285 dan gurunya 7.925 orang. Selama ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah memberikan insentif kepada meraka. “Dan Alhamdulillah hari ini kita mendapat bantuan tambahan dari Pemrov Jateng,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved